RDP DPRD Surabaya, Black Owl Buka Suara Terkait Dugaan Pelecehan Anak

Reporter : Ibrahim
Egy Ramadhan, dok jatimupdate.id

Surabaya, JatimUPdate.id – Manajemen Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Black Owl Surabaya, melalui Manager Legal, Egy Ramadhan buka suara terkait dugaan pelecehan anak di bawah umur. 

Eko mengakui kejadian tersebut merupakan kelalaian seorang oknum supervisor yang tidak menjalankan prosedur operasional yang telah ditetapkan 

Baca juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas

Ia menegaskan secara sistem, Black Owl telah menerapkan verifikasi usia yang ketat sejak awal operasional di seluruh outletnya di Indonesia.

“Sejak awal Black Owl berdiri, kami sudah menerapkan sistem verifikasi usia menggunakan KTP. Semua pengunjung harus by name, by KTP, dan tidak bisa diwakilkan. Jika usia tidak memenuhi ketentuan, otomatis tidak diperbolehkan masuk,” kata Egy usai rapat dengan pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Surabaya, Rabu (17/12).

Ia menjelaskan, proses verifikasi tidak hanya mengandalkan sistem digital, tetapi juga diperkuat dengan dua lapis pengawasan fisik, mulai dari petugas keamanan hingga penerimaan tamu di pintu masuk.

Namun, Egy mengakui oknum supervisor yang bersangkutan melakukan pendekatan secara personal kepada korban dan tidak melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan perusahaan.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

“Ini murni kelalaian internal. Oknum tersebut menawarkan secara pribadi dan tidak lewat sistem. Kami langsung melakukan evaluasi internal dan menjatuhkan sanksi tegas,” katanya.

Manajemen Black Owl memastikan supervisor tersebut telah diberhentikan sehari setelah laporan diterima. 

Ia juga menegaskan pihaknya memiliki standar operasional untuk mengantisipasi pengunjung saat mabuk.

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

"Termasuk penyediaan layanan transportasi daring serta sistem valet yang menahan kendaraan pengunjung hingga kondisi dinilai aman." jelasnya.

Terkait perizinan, ia mengklaim seluruh dokumen operasional telah lengkap, mulai dari izin bangunan hingga perizinan usaha. 

"Lengkap, jadi konsep hiburan yang diusung menyasar segmen menengah ke atas dan diterapkan secara seragam di seluruh outlet." demikian Egy Ramadhan. (RoY)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru