Blitar, JatimUPdate.id - Revolutionary Law Firm menanggapi serius surat terbuka warga Blitar Raya yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia terkait desakan pembentukan komando nasional pemberantasan mafia tanah, mafia hutan dan mafia hukum.
Pendiri Revolutionary Law Firm, Mohammad Trijanto, S.H., M.M., M.H., C.Me., Sp.Ptn., CPLA, menilai surat terbuka tersebut sebagai bentuk kritik konstitusional yang sah dan mencerminkan keresahan publik atas lemahnya penegakan hukum agraria dan kehutanan.
“Surat terbuka ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah berada pada titik jenuh. Ini bukan lagi soal konflik lokal, tetapi persoalan serius tata kelola negara dan supremasi hukum,” ujar Trijanto, Sabtu (20/12/2025).
Menurutnya, substansi surat terbuka warga Blitar Raya tepat karena secara terbuka menyebut keberadaan mafia tanah, mafia hutan dan mafia hukum sebagai satu rangkaian kejahatan terorganisir yang saling berkaitan.
“Tidak mungkin memberantas mafia tanah tanpa membenahi mafia hukum. Jika penegakan hukumnya masih bisa dikendalikan, maka kejahatan agraria akan terus berulang,” tegasnya.
Revolutionary Law Firm menilai pendekatan penanganan yang selama ini bersifat sektoral dan parsial justru memberi ruang bagi jaringan mafia untuk tetap bertahan. Karena itu, Trijanto mendukung penuh desakan pembentukan komando nasional terpadu dengan kewenangan lintas sektor.
“Negara tidak boleh kalah oleh jaringan kejahatan yang bekerja rapi dan sistematis. Diperlukan komando nasional yang kuat, transparan, dan berorientasi pada pembongkaran aktor intelektual, bukan sekadar pelaku lapangan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan follow the money untuk menelusuri aliran dana kejahatan tanah dan hutan sebagai kunci memutus jaringan mafia hingga ke akarnya.
Menutup pernyataannya, Trijanto menyatakan bahwa respons negara terhadap surat terbuka tersebut akan menjadi ujian nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan keadilan agraria dan supremasi hukum.
“Jika negara tegas, kepercayaan publik akan pulih. Tapi jika negara ragu, mafia justru akan semakin menguat,” pungkasnya. (*)
Editor : Redaksi