Lebih dari 1.000 Siswa Ikuti Pekan Pendidikan Berkah 2026, Dispendik Bondowoso Bidik Bibit Unggul

Reporter : M Aris Effendi
KaDiknas Bondowoso Taufan Restuanto interaksi dengan peserta lomba olahraga dalam Pekan Pendidikan Berkah 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan karakter sekaligus pengembangan potensi siswa.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Lebih dari 1.000 siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bondowoso mengikuti Pekan Pendidikan Berkah 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan setempat.

Baca juga: Kecamatan Taman Krocok Gelar Pelatihan Administrasi BUMdesa

Peserta merupakan perwakilan terbaik dari 23 kecamatan di Bondowoso. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaring sekaligus mengembangkan potensi pelajar di berbagai bidang.

Kegiatan ini juga digelar di sejumlah lokasi dengan melibatkan berbagai cabang lomba.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan ajang tersebut dirancang tidak hanya untuk mengembalikan esensi pendidikan pada nilai-nilai autentik, tetapi juga sebagai wadah pengembangan potensi siswa.

“Total peserta lebih dari 1.000 siswa. Kami ingin menjaring bibit unggul di bidang olahraga, seni, sastra, agama, maupun akademik untuk dipersiapkan bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan di Alun-alun Bondowoso, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Dari Lapangan Hadang, Harapan Siswa Bondowoso Tumbuh di Pekan Pendidikan Berkah 2026

Beragam cabang lomba digelar pada jenjang SD dan SMP, mencakup bidang olahraga, seni, religi, dan akademik.

Menurut Taufan, kegiatan tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara penguatan nilai tradisional dan pengembangan kemampuan modern siswa.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap. Untuk jenjang SD berlangsung pada 7–16 April 2026, sedangkan tingkat SMP menyusul setelahnya.

Baca juga: ASN Bondowoso WFH Tiap Jumat Mulai Berlaku, Ini Aturannya

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk karakter siswa. Peserta didorong untuk berpikir kritis, kreatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.

“Kami juga mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan positif agar tidak bergantung pada penggunaan gawai,” ujar Taufan.

Dinas Pendidikan Bondowoso berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru