Paiton, Probolinggo, JatimUPdate.id – Kepala Desa Randutatah, Suham, kembali menunjukkan aksi nyata dalam melayani masyarakat. Di tengah kesibukannya memimpin administrasi desa, ia tertangkap kamera ikut terjun langsung dalam kegiatan kerja bakti memperbaiki infrastruktur jalan desa bersama warga dan jajaran perangkatnya.
Baca juga: Sarungan di Beijing: Mengapa Alumni Nurul Jadid Mendominasi Kampus-Kampus Tiongkok?
Aksi turun ke lapangan ini bukan sekadar pencitraan sesaat, melainkan bagian dari komitmennya untuk senantiasa dekat dengan rakyat. Suham dikenal oleh warga setempat sebagai sosok pemimpin yang tidak segan untuk berbaur dan melakukan pekerjaan fisik demi kepentingan umum.
"Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh desa setiap hari Jumat. Kegiatan ini dilakukan oleh perangkat desa bersama-sama dengan warga sekitar," ujar Suham di sela-sela kesibukannya melakukan kerja bakti, Senin (13/4/2026).
Kegiatan gotong royong kali ini difokuskan pada perbaikan akses jalan yang mulai mengalami kerusakan. Kehadiran sang kepala desa di tengah-tengah warga memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk lebih bersemangat dalam menuntaskan perbaikan tersebut.
Suham menegaskan bahwa seorang pemimpin memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan contoh yang baik bagi bawahannya maupun masyarakat luas.
Menurutnya, kepemimpinan yang efektif bukan hanya tentang memberi perintah dari balik meja, melainkan keterlibatan aktif di lapangan.
Baca juga: Bupati Banyuwangi Ajak Kepala Desa Prioritaskan Pembangunan
"Sebagai kepala desa, saya harus memberi contoh. Tidak hanya sekadar menyuruh warga, tetapi saya juga harus ikut serta bekerja bakti bersama masyarakat," tegasnya dengan penuh semangat di lokasi perbaikan jalan.
Hal yang cukup menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah sumber pendanaan perbaikan jalan tersebut.
Meski biasanya proyek desa didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), perbaikan kali ini memiliki skema yang berbeda.
Saat dikonfirmasi mengenai anggaran, Suham menjelaskan bahwa proyek perbaikan jalan ini tidak menggunakan dana pemerintah.
Baca juga: Mencari Ruh Kepemimpinan Daerah
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut murni merupakan inisiatif swadaya masyarakat yang ia dukung secara finansial secara pribadi.
"Ini murni swadaya. Untuk pembelian material seperti semen dan alat kebutuhan lainnya, semuanya dibiayai menggunakan uang pribadi saya sendiri," ungkap Suham dengan rendah hati tanpa bermaksud menyombongkan diri.
Langkah Kades Suham ini pun menuai apresiasi luas dari warga Desa Randutatah. Budaya gotong royong yang sempat meredup kini kembali hidup berkat figur pemimpin yang mau berkorban waktu, tenaga, hingga materi demi kemajuan desanya sendiri. (pm/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat