Surabaya, JatimUPdate.id - Mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo dan Soekarwo mengantar jenazah Nurwiyatno ke 'rumah abadi' di Makam Keluarga di kompleks Pemakaman Tembok, Kota Surabaya, Jumat (17/4/2026) siang.
Baca juga: Tokoh PMI Jatim Nurwiyatno Meninggal Dunia, Sempat Aktif Bekerja Sehari Sebelumnya
Kedua orang nomor satu di Provinsi Jatim itu memang 'dilayani' almarhum Nurwiyatno semasa mengabdi di sebagai pegawai negeri di Pemerintah Provinsi Jatim.
Sementara itu sebelumnya di rumah duka, Ketua PMI Jawa Timur, H. Imam Utomo secara khusus melepas jenazah Sekretaris PMI Jatim, Nurwiyatno dengan penuh khidmat.
"Kami keluarga besar PMI Jawa Timur sangat kehilangan dengan kepergian almarhum yang mendadak ini tanpa ada tanda-tanda. Kamis kemarin almarhum masih bertugas bersama saya di kantor PMI Jatim, namun memang pamit untuk pulang terlebih dulu. Almarhum pekerja keras dan termasuk orang yang loyal kepada pimpinan," ungkap Imam Utomo saat melepas jenazah almarhum Nurwiyatno di rumah duka, komplek Royal Residence, Wiyung, Jumat Siang (17/04/2026).
Sementara itu Nurwiyatno, alumnus Fisip Universitas Jember angkatan 1978 itu merupakan pria kelahiran kampung Tembok Dukuh Kota Surabaya yang dikenal supel, riang gembira dan senantiasa melayani tamu.
Tak pernah sekalipun senyuman hilang dari bibir lelaki yang karib disapa 'Cak Nono' itu.
Kehadiran Imam Utomo Utomo dan penerusnya Soekarwo di pemakaman Tembok makin lengkap setelah mantan Kapolda Jatim Anton Setiadji yang menjabat 2015-2016.
Mereka memang terkenal sangat dekat dengan almarhum mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Jatim itu.
Tak heran, sejumlah mantan pejabat lintas badan dan dinas di lingkungan Pemprov Jatim nampak mengantar langsung Nurwiyatno ke peristirahatan terakhir.
"Beliau orang baik, dipanggil Allah di hari baik, Jumat. In syaa Allah berada di tempat terbaik di sisi Allah juga," ujar mantan Gubernur Jatim Imam Utomo yang hadir langsung di Makam Tembok.
Baca juga: Kehadiran Undangan Capai 200 Persen, PWI Jatim Soroti Pergeseran Tugas Wartawan
Setelah pensiun, Nurwiyatno aktif di pelbagai organisasi kemasyarakat.
Terakhir, Cak Nono mendampingi Imam Utomo berkiprah di kepengurusan PMI Provinsi Jatim. Imam Utomo sebagai Ketua, dan Nurwiyatno menjadi sekretarisnya.
Sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Jatim, Nurwiyatno begitu melekat baik di kalangan pegawai. Selain supel, almarhum juga dikenal sangat perhatian dengan anak buahnya, meski dari lain badan atau dinas.
Pencapaian tertinggi di jabatan politis diraih Cak Nono dengan menjadi Penjabat Wali Kota Surabaya pada 2015-2016.
Tak hanya di lingkungan Pemprov Jatim, nama dan perilaku sangat baik Nurwiyatno juga tertancap kuat di kalangan wartawan. Selalu menerima dan melayani wawancara para wartawan.
"Beliau sangat paham dengan tugas-tugas kewartawanan, sehingga teman-teman yang meliput di lingkungan Pemprov Jatim pasti paham kebaikan Nono," kata Darmantoko mantan wartawan Surabaya Post.
Baca juga: Kerjasama Jatim-RRC Dorong Penguatan Investasi, Industri, Energi Bersih & Peningkatan SDM di Jatim
Secara pribadi, Cak Dar yang juga teman SD dan SMP Nurwiyatno, punya kesan khusus. Cak Nono tidak pernah menyusahkan teman-teman. Senantiasa ingin membantu dan membahagiakan teman-temannya.
"Dia pejabat pemprov, tapi selalu perhatian dan menanyakan kondisi teman-teman sekolahnya. Bahkan, setiap membantu keuangan teman masa kecilnya, Nono senantiasa menanyakan siapa lagi yang belum dapat," tutur Cak Dar.
Cak Nono memang orang baik, nyaris tak ada catatan buruk. Baik sebagai pribadi maupun saat memangku jabatan di pemerintahan. Selamat jalan, mas Nono.
Secara khusus Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menyempatkan diri hadir di pemakaman dan berkesempatan memanggul jenazah senioritas di Fisip Universitas Jember tersebut.
"Alhamdulillah masih berkesempatan bisa menghadiri pemakaman senior Fisip Unej yang sangat dihormati oleh banyak kalangan tersebut. Mas Nono sering berkunjung ke PWI Jatim, beliau orang baik, insyaallah Husnul Khotimah," kata Lutfil Hakim kepada Redaksi JatimUPdate.id pada Jumat (17/04/2026).
Editor : Yuris. T. Hidayat