Soal Waduk Simomulyo, Bro Michael Tak Ada Studi Kelayakan, Desak Tak Cabut IPT Warga

Reporter : Ibrahim
Josiah Michael, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Josiah Michael atau yang akrab disapa Bro Micahel meyakini rencana pembangunan waduk di kawasan Simomulyo belum memiliki studi kelayakan atau Feasibility Study (FS).

Bro Michael menekankan agar Pemkot tidak gegabah menggusur rumah warga dan mencabut izin pemakaian tanah (IPT).

Baca juga: Komisi D Sebut Kuota Bantuan Biaya Pendidikan Sebanyak 18 Ribu Sasar Desil 1-5

"Kecurigaan kami belum ada FS nya," tutur Bro Michael, Minggu (19/4).

Bro Michael mengakui, IPT merupakan milik Pemkot, namun asepk sosial masyarakat juga tidak dikesampingkan.

Sebab beber dia, warga juga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit membeli hak guna tersebut, meskipun bukan ke pemerintah kota. 

"Tapi untuk peralihan hak pakainya juga bayar kan," sergah nya.

Bro Michael, mempertanyakan kenapa kawasan tersebut dianggap layak dijadikan waduk atau bozem, jika studi kelayakannya tidak ada?

Baca juga: ARKI Minta Kos Harian Tetap Diizinkan, Tapi Difungsikan Secara Baik dan Bermoral

Sedangkan bozem yang sudah dibangun malah tak tersentuh dilakukan perawatan.

"Bagaimana menganggap tempat itu cocok untuk waduk atau bozem," paparnya. 

Selain itu Bro Michael juga membandingkan kondisi kawasan Banyu Urip saat ini dengan awal pemasangan box culvert.

Baca juga: Pengusaha Sebut Lebih Mudah Kelola Kos Campur 

Menurutnya box culvert di Banyu Urip 4x4x2 Box, sehingga tidak menimbulkan genangan. 

Sayangnya sebut Bro Michael sering berjalannya waktu box culvert tersebut tidak dirawat, dan menimbulkan banjir di hilirnya.

"Banyu Urip pertama kali di Box culvert, banjir enggak daerah Simo itu. Sekarang kenapa kok banjir? dikeruk enggak endapannya? Sedimennya pernah dicek enggak," urai Josiah Micahel. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru