KAUJE Merespon Meninggalnya Mahasiswi Unej : Usut Tuntas Misteri Meninggalnya PP

jatimupdate.id
Keluarga Mahasiswi inisial PP

Jember (Jatimupdate.id) - Kabar meninggalnya mahasiswi Universitas Jember (Unej) inisial PP, mahasiswi Fakultas Ekonimi dan Bisnis pada sabtu (10/9) meninggalkan tanda tanya besar, siapa di balik dalang kematian.

Misteri meninggalnya (PP) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember mendapatkan perhatian luas dari publik. Polres Jember dan jajaranya masih memeriksa sejumlah saksi serta menunggu hasil otopsi dari rumah sakit dan laboratorium Polda Jatim.

Baca juga: KAFISIP Unej Kukuhkan Pengurus Baru 2025–2030: Membangun Kolaborasi Alumni di Era Disrupsi

Respon juga di tunjukan oleh Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) turut memberikan atensi kasus tersebut. "Polisi mesti mengusut secara tuntas atas janggalnya kematian saudari PP, untuk memberi keadilan dan kepastian hukum," ucap Ketua Umum Pengurus Pusat KAUJE, Muhammad Sarmuji Kamis (15/9) dikutif dari Jawa Pos.

"Jika keluarga korban memerlukan kita, maka akan minta alumni dari hukum menjadi pengacara untuk mendampingi," imbuhnya.

Baca juga: Alumni FKG UNEJ Mewarnai Konggres ke 28 PDGI Di Surabaya

Di lansir dari Antara, pihak Kepolisian mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi "Hingga kini sudah ada delapan saksi yang dimintai keterangan dalam penyelidikan meninggalnya seorang mahasiswi Unej itu," kata kepala
Unit Pidana Umum Kepolisian Resor Jember Inspektur Dua Bagus Dwi Setiawan , pada kamis (15/9).

Dari keterangannya delapa orang yang diperiksa tersebut merupakan teman korban yang berasa di pesantren dan FEB Unej. kemudian orang tua dan teman pria yang di temuinnya sebelum meninggal. "Kami masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi dari dokter untuk mengetahui penyebab meninggalnya mahasiswi angkatan tahun 2021 itu," ucap Bagus.

Baca juga: Pelantikan KAUJE Korda Lamongan 2025–2030 Berlangsung Khidmat, Bupati Yuhronur Apresiasi Peran Alumni UNEJ

Aparat kepolisian terus menyelidiki dan belum bisa memastikan apakah korban meninggal dunia karena dianiaya atau memiliki riwayat sakit, sementara itu Koordinator Humaw Unej Rohkmad Hidayanto mengatakan,pihak Unej siap memberikan keterangan bila di perlukan oleh aparat kepolisian terkait kematian mahasiswi FEB Unej tersebut. Namun mahasiswi tesebut meninggal dunia tidak pada saat melakukan aktifitas perkuliahan di kampus. (rud)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru