Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri bersama Wakil Ketua Bahtiyar Rifai dan Laila Mufidah silaturahmi ke PD Muhammadiyah kota Surabaya, Rabu (20/5).
Syaifuddin menegaskan DPRD membutuhkan masukan tokoh agama dan organisasi masyarakat untuk menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat.
Baca juga: Armuji Ditunjuk Plh Wali Kota Surabaya, Anas: Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan
"Pembangunan Kota Surabaya tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan berbagai elemen masyarakat," kata Syaifuddin.
Ia menyebut silaturahmi DPRD Surabaya ke beberapa lembaga/institusi dan ormas ingin menghapus kesan eksklusif.
Maka dari itu, pimpinan dewan mulai membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak.
“Kalau wakil rakyat tidak mendapatkan arahan dari para ulama dan tokoh masyarakat, tentu tidak lengkap. Kami ingin membangun kebersamaan untuk Surabaya yang inklusif dan penuh keberkahan,” ujar Syaifuddin.
Di tengah dialog yang cair, PD Muhammadiyah Surabaya turut menyampaikan persoalan strategis.
Baca juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Ghofar Minta Pemkot Periksa Lapak Penjualan
Salah satunya perpanjangan izin operasional rumah sakit Muhammadiyah di Surabaya.
Ketua PD Muhamadiyah Surabaya, M. Ridlwan, mengungkapkan proses pengurusan izin masih berjalan karena penyesuaian administrasi.
Pun penggabungan dokumen bangunan usai pembelian aset hotel sebagai fasilitas kesehatan.
"Keterlambatan keluarnya izin operasional dapat berdampak serius terhadap keberlangsungan layanan kesehatan Muhammadiyah di Surabaya," tuturnya.
Baca juga: Silaturahmi ke PCNU Surabaya, Masduki Puji Ketua DPRD: Ulama dan Umara Harus Jalan
Ia meminta dukungan DPRD agar dinas terkait dapat mempercepat proses administrasi.
“Kalau izin operasional tidak keluar, tentu akan berat bagi Muhammadiyah. Kami berharap DPRD bisa membantu mendorong prosesnya,” kata Ridlwan.
Sebelumnya Pimpinan DPRD juga melakukan silaturahmi ke PCNU Surabaya, dan Kejaksaan Negeri Surabaya. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman