Serap Aspirasi, Agoeng Prasodjo Beri Bantuan Langsung untuk Kelompok Dawis

Reporter : Ibrahim
Seal aspirasi Agoeng Prasodjo di Simo, dok Jatimupdate.id/ist

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo menggelar serap aspirasi masyarakat atau reses di Simo Pomahan Baru RT 10 RW 05, Kelurahan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal.

Pengurus RT setempat, Kristiono menyampaikan sejumlah kebutuhan warga, bantuan modal UMKM tanpa jaminan, bak sampah, terop, seragam Dawis untuk 15 orang, hingga pemasangan paving lingkungan.

Baca juga: Johari Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru PAUD dan Fasilitas Belajar Anak

Terhadap keluhan tersebut, legislator Partai Golkar itu langsung memberikan bantuan uang kepada kelompok Dawis.

Menurutnya, bantuan itu sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan warga.

"Ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan warga di lingkungan setempat," kata Agoeng, melansir Kamis (28/5).

Dalam forum tersebut Agoeng juga menerima keluhan pemblokiran kartu keluarga (KK) dan masalah Adminduk anaknya usai rumahnya dijual.

Baca juga: Reses di Rusun Randu, Saifuddin Serap Keluhan Warga soal Perbaikan Unit hingga Tunggakan Pembayaran

Di sektor pendidikan warga menyampaikan kendala saat mendaftarkan kuliah karena perubahan desil.

Warga juga mengeluhkan pembangunan gorong-gorong dan paving, saluran lingkungan yang belum terealisas, serta fasilitas umum (fasum) yang diambil alih pihak tertentu.

Usulan lain dalam forum tersebut mengenai bantuan renovasi TPQ yang rusak dimakan rayap.

Baca juga: Anas Karno Disambati Warga Kutisari Terkait Sampah dan Penguatan Ekonomi Warga 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Agoeng menegaskan, akan melakukan komunikasi dengan sejumlah OPD terkait dan Lurah Simomulyo Baru.

Menurutnya, reses momentum untuk menghadirkan solusi dan menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pemerintah kota.

“Saya tadi langsung kontak di depan warga agar persoalan yang disampaikan bisa segera mendapat tindak lanjut. Mulai Dispenduk terkait KK terblokir, DLH soal bak sampah, komunikasi dengan lurah, hingga Dinsos untuk permohonan survei ulang perbaikan desil warga,”beber Agoeng Prasodjo. (*)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru