Di Balik Gelar Puteri Kebaya Indonesia, Ghifara Masih Berjuang Biaya ke Malaysia

Reporter : Ibrahim
Ghifari bersama ibunya (tengah), dok Jatimupdate.id/adr

Surabaya,JatimUpdate.id – Orang tua Juara Puteri Kebaya Indonesia 2026, Ghifara Denok Prameswari, berharap Pemkot memberi dukungan kepada putrinya yang dalam waktu dekat akan mewakili Indonesia pada ajang internasional di Malaysia.

Harapan itu disampaikan Lilik Anani, ibu Ghifara, saat mendampingi putrinya bertemu Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Surabaya, Siti Mariyam, di Gedung DPRD Surabaya, Selasa (21/7).

Baca juga: Kwarcab Pramuka Surabaya Bangga Denok Juara Puteri Kebaya Indonesia, Siap Wakili Indonesia ke Malaysia

"Kami hanya seorang guru. Harapan kami ada perhatian dari Pemkot Surabaya dan Dinas Pendidikan, baik dukungan maupun bantuan biaya," kata Lilik.

Lilik menuturkan, selama ini seluruh proses pengembangan bakat Ghifara dilakukan secara mandiri.

Padahal, selama setahun menjabat Puteri Kebaya Indonesia, putrinya akan menghadiri berbagai kegiatan yang membutuhkan biaya transportasi dan kebutuhan lainnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah penting agar anak-anak berprestasi dari keluarga sederhana tetap dapat mengembangkan potensinya.

Baca juga: Kepastian Hukum di Balik Legitimasi Kuliner Legendaris

Ghifara sendiri bukan lahir dari proses instan. Sejak kecil, pelajar kelas VIII SMP Negeri 3 Surabaya itu telah mengikuti berbagai kegiatan, mulai tari, musik, vokal, hingga mendalami modeling, public speaking, dan bahasa Inggris.

"Kami tinggal di Asemrowo. Mudah-mudahan pemerintah juga memberi perhatian kepada anak-anak berprestasi dari wilayah pinggiran," ujar Lilik.

Ghifara mengaku bersyukur dapat membawa nama Surabaya dan Jawa Timur menjadi juara nasional.

Baca juga: RPH Pegirian Akan Perluas Kandang Tahun Depan, Siap Tampung 159 Sapi per Malam

"Pastinya sempat deg-degan, tetapi alhamdulillah bisa menjadi juara pertama," tuturnya.

Untuk menghadapi ajang internasional di Malaysia, Ghifara menjalani persiapan sekitar enam bulan melalui pelatihan modeling dan public speaking.

"Yang dinilai bukan cuma cantik, tetapi juga pengetahuan, sikap, dan bakat," ujar Ghifara yang pada ajang nasional menampilkan permainan gamelan dan menyinden. (*)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru