Tradisi Petik Laut Masalima Terus Dijaga, DPRD Sumenep: Warisan Budaya Harus Dipertahankan

Reporter : Ibrahim
Tradisi Petik Laut Desa Masalima, dok istimewa

Sumenep,JatimUPdate.id – Persatuan Nelayan Dusun Baru, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, menggelar Tradisi Petik Laut (Rokat Tasek), pada Jumat (24/7). 

Ketua Panitia Pelaksana, Idris, mengatakan Petik Laut sarana untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. 

Baca juga: Ngijo Heritage: Merawat Budaya dan Melawan Individualisme Digital Lewat Pesta Rakyat

"Acara Petik Laut ini memiliki tujuan yang sangat mulia. Selain sebagai sarana untuk mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang didapatkan," katanya.

Ia menambahkan petik laut juga untuk mempererat hubungan antarsesama nelayan.

Selain itu menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian laut untuk masa depan bersama, utamanya generasi penerus.

"Acara tersebut juga dimaksudkan untuk menguatkan hubungan sesama masyarakat nelayan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga laut demi masa depan kita bersama, khususnya untuk para generasi penerus," beber dia.

Baca juga: Kiprah Bagus R, Aktivis UNIBA Madura yang Padukan Ilmu Informatika dan Jiwa Kepemimpinan

Idris berharap tradisi Petik Laut yang telah berlangsung secara turun-temurun terus dilestarikan. 

Sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap hidup di tengah masyarakat nelayan.

"Semoga tradisi Petik Laut (Rokat Tasek) yang sudah berlangsung turun-temurun ini terus berlangsung di masa-masa yang akan datang agar tujuan mulia dari tradisi tersebut dapat terus bertahan dalam kehidupan masyarakat nelayan," harapnya.

Baca juga: Jelang Musim Panen 2026, PPR Sumenep Minta Pabrikan Rokok Dahulukan Tembakau Petani LokalĀ 

Apresiasi terhadap tradisi tersebut juga disampaikan anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Juhairi.

Politisi Partai NasDem itu menegaskan tradisi tersebut patut dipertahankan karena mengandung nilai budaya, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Tradisi yang baik ini harus dipertahankan," tambahnya. Selain menjadi ungkapan syukur, Petik Laut juga dinilai memiliki makna yang lebih luas sebagai simbol perlawanan terhadap segala bentuk praktik yang merusak ekosistem laut. (*)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru