Banda Aceh, JatimUPdate.id - Langkah Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., turun langsung menemui massa di tengah ketegangan peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, (15/08/2026), menuai respons positif dari berbagai kalangan.
Apresiasi datang dari unsur masyarakat sipil, akademisi, politikus hingga warga melalui media sosial Mereka.
Baca juga: Polres Bener Meriah Ungkap 37 Kasus Narkotika, Sita 2,2 Kg Ganja dan 235,43 Gram Sabu
terutama menyoroti pilihan Ruddi menghadapi situasi yang memanas dengan komunikasi langsung dan pendekatan persuasif, ketimbang membiarkan ketegangan berkembang menjadi benturan yang lebih luas.
Peristiwa bermula ketika rangkaian zikir dan doa bersama memperingati Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman diwarnai ketegangan antara sebagian massa dan aparat keamanan.
Dalam perkembangan situasi tersebut, Ruddi terlihat mendatangi kerumunan dan berbicara langsung dengan masyarakat.
Media nasional melaporkan Kapolda mengajak massa bersama-sama menjaga kedamaian dan ketenteraman Aceh.
Baca juga: Wakapolda Aceh Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Mapolda Aceh.
Dalam dialog tersebut, massa juga meminta warga yang sebelumnya diamankan aparat dilepaskan.
Dua warga kemudian dibebaskan dan dihadirkan kembali di hadapan massa sekitar pukul 14.18 WIB dengan didampingi Kapolda Aceh. Setelah itu Ruddi terlihat bersalaman dengan sejumlah warga sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan.
Situasi keamanan di Aceh setelah peristiwa itu dilaporkan kembali kondusif.
Baca juga: Kado Kemerdekaan, BNNP Aceh Musnahkan 30 Ribu Batang Ganja di Lahan Seluas 12 Hektare
Polda Aceh menyatakan penanganan dilakukan bersama TNI dan unsur terkait, sementara penyelidikan terhadap rangkaian kejadian di Masjid Raya Baiturrahman tetap berjalan.
"Di Kutip Dari Laman DIALEKSIS.COM". (rilis humas polda Aceh/dziq/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat