Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Bawa Jejak Kepemimpinan KAUJE ke Kabinet Prabowo 

Reporter : Imam Hambali
Ucapan Selamat M. Sarmuji jadi Menteri Perindustrian.

 

Jakarta, JatimUPdate.id - Muhammad Sarmuji resmi menempati posisi baru sebagai Menteri Perindustrian Republik Indonesia.

Baca juga: Sarmuji Dilantik Jadi Menperin, Sygma Research: Tak Perlu Terbebani Target 100 Hari

Sarmuji dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian dalam Kabinet Merah Putih.

Sebelum masuk ke jajaran kabinet, Sarmuji dikenal sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus anggota DPR RI.

Di balik jabatan barunya sebagai menteri, Sarmuji masih mengemban posisi penting di lingkungan akademik dan jaringan alumni.

Ia tercatat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) periode 2024-2029.

Sarmuji merupakan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember.

Ia kembali dipercaya memimpin KAUJE setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional VI KAUJE pada 31 Agustus 2024.

Kepercayaan tersebut diberikan oleh perwakilan alumni Universitas Jember dari berbagai wilayah. Di bawah kepemimpinannya, KAUJE tidak hanya diarahkan sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga menjadi jejaring untuk mendorong kontribusi alumni terhadap almamater dan masyarakat.

Dorong Pendataan dan Kolaborasi Alumni

Salah satu gagasan yang pernah ditekankan Sarmuji adalah pentingnya pendataan alumni. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola karena banyak lulusan Universitas Jember yang telah berkiprah di berbagai sektor, termasuk menduduki posisi strategis di tingkat nasional.

Baca juga: Industri Melemah, Menteri Perindustrian Baru Hadapi PR Darurat: Ekonomi 7-8 Persen Terancam Gagal

Semangat membangun jejaring alumni itu kembali terlihat dalam KAUJE FEST 2026 yang digelar di Jember.

Kegiatan tersebut tidak hanya dikemas sebagai ajang reuni. KAUJE juga menghadirkan sarasehan nasional yang mempertemukan akademisi, pejabat pemerintah, kepala daerah dan alumni Universitas Jember untuk membahas pembangunan Indonesia dari daerah.

Kontribusi terhadap mahasiswa juga menjadi perhatian KAUJE. Dalam KAUJE RUN 2026, seluruh uang pendaftaran peserta diarahkan untuk beasiswa mahasiswa Universitas Jember.

Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi alumni untuk membantu keberlangsungan pendidikan mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.

Situs resmi KAUJE juga menempatkan Sarmuji sebagai salah satu alumni inspiratif Universitas Jember.

Organisasi tersebut memiliki misi menghubungkan alumni, mengembangkan potensi dan membangun kolaborasi.

Baca juga: Sarmuji Tiba di Istana, Mengaku Diminta Prabowo Bantu Urusan Industri

Dari Jejaring Alumni ke Kementerian Perindustrian

Kini, pengalaman organisasi dan politik Sarmuji bertemu dengan tanggung jawab baru di pemerintahan.

Sebagai Menteri Perindustrian, Sarmuji menghadapi tugas yang berkaitan dengan pengembangan industri nasional, investasi, peningkatan daya saing industri hingga penyerapan tenaga kerja.

Usai pelantikan, Sarmuji mengakui tugas sebagai Menteri Perindustrian bukan pekerjaan ringan. Ia menilai sektor industri memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.
Posisi baru tersebut sekaligus menambah daftar alumni Universitas Jember yang dipercaya mengisi posisi strategis di tingkat nasional.

Bagi KAUJE dan Universitas Jember, masuknya Sarmuji ke Kabinet Merah Putih menjadi bagian dari perjalanan alumni Tegalboto dalam mengisi berbagai ruang pengabdian.

Kini, tantangan Sarmuji bukan hanya membawa pengalaman organisasi dan politik ke pemerintahan. Ia juga dituntut menerjemahkan tanggung jawab barunya melalui kebijakan industri yang mampu memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.(ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru