Jember, JatimUPdate.id, – Politeknik Negeri Jember (Polije) menjadikan peringatan Dies Natalis ke-38 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan komitmen untuk terus mengembangkan institusi pendidikan vokasi yang berdampak dan berkelanjutan.
Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan jalan sehat yang menjadi bagian dari puncak perayaan Dies Natalis ke-38 Polije di kawasan GOR Perjuangan 45, Minggu (1/11/2026). Kegiatan ini diikuti pimpinan, dosen, pegawai, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta keluarga besar Polije.
Baca juga: Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat Dies Natalis ke-38 Polije, Hadiah Motor hingga Laptop Dibagikan
Direktur Polije, Saiful Anwar, dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk terus menjaga kebersamaan dan tradisi kekeluargaan yang selama ini telah terbangun.
Ia berharap kegiatan jalan sehat tidak sekadar menjadi agenda olahraga, tetapi juga terus dipertahankan sebagai tradisi yang mempererat hubungan antarelemen kampus tanpa sekat jabatan maupun golongan.
"Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus menjadi tradisi di Polije. Kebersamaan dan kekeluargaan yang sudah terbangun harus terus kita jaga dan lestarikan, siapa pun yang nantinya memimpin Polije," ujar Saiful.
Menurutnya, keberlanjutan tradisi positif tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan dan mendukung kemajuan institusi.
Saiful juga menyinggung proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan kampus. Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan sebuah keniscayaan yang harus disikapi sebagai bagian dari perjalanan organisasi.
"Siapa pun pemimpin berikutnya, program-program baik yang sudah berjalan diharapkan tetap dilanjutkan dan disempurnakan. Dengan begitu, Polije bisa terus berkembang menjadi lebih baik," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saiful turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Senat Polije atas arahan dan dukungan strategis yang selama ini diberikan dalam pengembangan kampus. Ia juga menyapa para pengelola kampus di berbagai daerah, termasuk Kampus 2 Bondowoso dan Kampus 5 Nganjuk.
Ia mengajak seluruh keluarga besar Polije, mulai dari kampus utama hingga kampus daerah, untuk terus memberikan dukungan terhadap kepemimpinan yang memperoleh amanah melalui proses pemilihan di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sementara itu, Dewan Pengawas Polije, Dr. Beny Bandanadjaja, menyampaikan apresiasi atas perjalanan dan perkembangan Polije yang kini memasuki usia ke-38 tahun.
Baca juga: Dies Natalis ke-38, Polije Perkuat Riset dan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat
Ia menilai Polije telah menunjukkan perkembangan sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi negeri di Jawa Timur. Beny mengaku telah mendampingi perjalanan institusi tersebut sejak awal transformasi menjadi Badan Layanan Umum (BLU).
Menurutnya, kemajuan Polije tidak terlepas dari kekompakan dan semangat kerja seluruh elemen kampus, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga pengelola jurusan dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
"Bekerja sama dengan Polije itu bukan sesuatu yang sulit karena luar biasa semangat kerja dan ketepatan seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga pengelola jurusan dan PSDKU, sehingga Polije bisa berkembang sebesar ini," ujarnya.
Beny juga mengapresiasi kepemimpinan Direktur Polije, Saiful Anwar, beserta seluruh jajaran yang dinilai turut mendorong kemajuan institusi, termasuk dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur kampus.
Ia menyebut perkembangan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika yang sejalan dengan tema Dies Natalis ke-38 Polije, yakni Tangguh, Berdampak, dan Berkelanjutan.
"Kami berterima kasih kepada seluruh civitas akademika yang berhasil menjalankan politeknik ini sesuai tema tahun ini," katanya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Dies Natalis ke-38 Polije yang juga Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Yossi Wibisono, menyampaikan bahwa jalan sehat menjadi salah satu sarana membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat keakraban di lingkungan kampus.
Para peserta menempuh rute sekitar 2,4 kilometer. Perjalanan dimulai dari GOR Perjuangan 45, dilanjutkan menyusuri kompleks kampus Polije, kemudian kembali ke GOR sebagai titik akhir.
Seluruh peserta berbaur dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah atau doorprize bagi peserta.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-38 ini, Polije tidak hanya merayakan perjalanan panjang institusi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan sebagai modal untuk melanjutkan pengembangan kampus, meningkatkan kontribusi pendidikan vokasi, serta menjaga keberlanjutan institusi di masa mendatang. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat