Usung 5 Tuntutan, Forum Mahasiswa dan Pelajar Peduli Palestina Gelar Aksi di Depan DPRD Surabaya

jatimupdate.id
FMP3 saat menggelar aksi di depan Gedung DPRD Surabaya, dok JatimUpdate.id

SURABAYA,JatimUpdate.id  - Forum Mahasiswa dan Pelajar Peduli Palestina (FMP3) menggalar aksi solidaritas di depan Gedung DPRD Surabaya, pada Jumat (3/10).

Korlap aksi Fajar Habibullah mengatakan, aksi ini sebagai bentuk dukungan terkait perjuangan warga Palestina melawan Zionis Israel. "Kami menyampaikan aspirasi terkait perjuangan saudara kita di Palestina," tegasnya

Maka Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Palestina menyatakan sikap sebagaimana berikut:

1. Zionis Israel mencoba memanipulasi opini publik seakan-akan asat mula konflik yang berlangsung saat ini adalah akibat ulah Hamas pada 7 Oktober 2023. Padahal akar persoalan konflik di Palestina adalah eksistensi Zionis yang telah melakukan pendudukan paksa sejak 1947. Maka Israel tidak memiliki hak sedikitpun untuk berbicara soal mempertahankan diri karena merekalah agresor sesungguhnya.

2. Zionis Israel lebih dari layak mendapat laknat dari penduduk bumi dan langit atas tindakan biadab mereka. Sejarah mencatat Firaun menghabisi bayi laki-laki pada zamannya, namun kini kita saksikan Zionis Israel tidak hanya menyasar bayi laki-laki, tapi juga anak-anak perempuan, wanita, dan lansia. Maka kami mengajak kepada kaum muslimin sekalian untuk tidak henti mendoakan keselamatan saudara-saudara kita di Patestina dan memohon kehancuran Zionis Israel dalam setiap kesempatan.

3. Para pemimpin negeri Islam yang ada merupakan para pengecut dan pengkianat agama. Sebab mereka memiliki begitu banyak tentara di belakang mereka, tapi tidak satupun yang digerakkan untuk membebaskan Palestina. Yang terjadi justru normalisasi hubungan dengan Israel demisecuil remah-remah dunia. Senyampang tidak ada aksi nyata untuk mengusir Zionis dari tanah Palestina, selamanya kecaman mereka adalah omong kosong, keprihatinan mereka adalah palsu.

4. Tawaran solusi koeksistensi 2 negara Palestina-lIsrael wajib ditolak mentah-mentah. Zionis Israel sejak awal tidak memiliki keabsahan menginjakkan kaki sejengkal pun di tanah Palestina. Jika mereka dibiarkan eksis, mereka akan bersungguh-sungguh melenyapkan penduduk Palestina dan menguasai seluruh wilayahnya, tanpa memedulikan segala bentuk perjanjian, sebagaimana abainya mereka terhadap larangan penggunaan bom fosfor putih.

5. Persoalan Palestina adalah persoalan kaum muslimin. Tanahnya adalah milik umat Islam, korban pun mayoritas merupakan umat Islam. Sebagai seorang muslim, menyatakan diri berada dalam posisi netral adalah sebuah kenaifan, lebih-lebih mendukung Zionis Israel. Maka kami menyeru kepada kaum muslimin, termasuk para mahasiswa dan pemuda, untuk terus menyuarakan dukungan kepada Palestina dan menekan para penguasa agar segera menggerakkan kekuatan militer mereka. Namun demikian kita harus menyadari bahwa pangkal persoalan Palestina muncul ketika institusi Daulah Islamiyah sebagai pelindung umat tenyap. Oleh karena itu, solusi tuntas dari seluruh konflik ini adalah dengan menghadirkan kembali satusatunya perisai umat yang sanggup menjaga darah, harta, dan kehormatan kaum muslimin pada khususnya, serta manusia pada umumnya. Hasbunalldh wa ni'mal wakil. (Roy).

Baca juga: Arif Fathoni: DPRD Fasilitasi Dialog Penolakan Relokasi RPH Pegirian

Editor : Ibrahim

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru