Surabaya,JatimUPdate.id – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono mendukung pembayaran parkir melalui cashless atau non tunai. Bahkan dia membenarkan disejumlah titik parkir tepi jalan umum (TJU) dilakukan uji coba.
Baktiono menjelaskan, proyek percontohan bayar parkir cashlees sementara diterapkan di Taman Bungkul.
Sebab, beber legislator PDI Perjuangan itu, di Taman Bungkul penuh dengan parkir kendaraan
“Dengan cashlees bisa mendeteksi berapa jumlah kendaraan, baik roda dua maupun empat yang parkir di tepi jalan umum atau TJU,” kata Baktiono saat dikonfirmasi, Kamis (1/2).
Baktiono meyakini penerapan non tunai bayar parkir dapat mencegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca juga: KTR di DPRD Surabaya, Sekwan: Ikuti Kebijakan Pemkot, Baktiono: Telat Sudah 7 Tahun Berlaku
“Sistem cashlees ini kan membayar parkir via QRIS atau voucher atau bayar non tunai, dan penerapan ini kami dukung,” tuturnya.
Ia menegaskan, pembayaran parkir cashlees merupakan percontohan untuk diterapkan di tempat ramai agar mudah termonitor.
Baca juga: Alumni Pandegiling Kembali Berkumpul Setelah 30 Tahun, Kenang Perjuangan Era Orde Baru
Setelah berhasil beber Baktiono, akan diterapkan ditempat-tempat lain. Sehingga butuh evaluasi untuk kebijakan parkir cashlees di parkir tepi jalan umum lainnya.
“Bayar parkir cashlees agar tidak lagi ada tuduhan negatif ke Pemkot Surabaya, dan juru parkir,” demikian Baktiono.
Editor : Redaksi