Bawean, JatimUPdate.id,- Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati, meninjau kondisi rumah yang hancur dan hunian sementara (Huntara) akibat bencana gempa bumi di Bawean. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa (28/5/2024) sebagai bagian dari rangkaian bantuan sosial untuk para korban bencana gempa bumi.
Rombongan Kajati Jatim juga berkeliling melihat berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan bagi para korban gempa. Mereka mengunjungi Huntara, simulasi sekolah tahan gempa, trauma healing yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, serta pelayanan kesehatan gratis untuk lansia dan ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
Baca juga: Kajati Jawa Timur Resmi Berganti, Abdul Qohar AF Ditunjuk
Dalam kunjungannya, Mia Amiati menyatakan keprihatinannya terhadap dampak gempa bumi yang melanda Bawean. “Kami sangat prihatin dengan kerusakan yang dialami warga Bawean, termasuk kerusakan rumah, infrastruktur jalan, dan fasilitas umum seperti sekolah,” ujarnya.
Bantuan yang diberikan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) ke-73 tahun 2024. Persaja mengumpulkan donasi senilai Rp154.300.000 untuk korban gempa, sementara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur memberikan bantuan sebesar Rp136.600.000 untuk pembangunan Huntara.
Mia Amiati juga memuji keindahan alam Pulau Bawean dan menyarankan agar potensi wisata Bawean lebih dipromosikan. “Bawean sangat luar biasa dan harus dipromosikan agar wisatawan berkunjung ke sini,” tambahnya.
Baca juga: Progres Sekolah Rakyat Gresik Tembus 27 Persen, Ditargetkan Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Persaja. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bawean, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membantu pemulihan korban gempa bumi Bawean,” ucapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya trauma healing dan pendidikan bagi anak-anak pasca bencana. “Trauma healing dan simulasi sekolah aman bencana terus kami berikan kepada guru dan anak didik. Kami juga memastikan pertanian di Bawean tetap produktif dengan bantuan pompa dari dinas pertanian,” jelasnya.
Baca juga: Bupati Gresik Dampingi Gubernur Samarkand Ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Nana Riana, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala BPBD Gresik, Sukardi, serta Camat Sangkapura dan Camat Tambak Bawean.
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan materiil bagi masyarakat Bawean agar segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.(ZB)
Editor : Yuris. T. Hidayat