Soal Iuran Sekolah Petra Manyar, Legislator PSI Angkat Suara 

Reporter : Ibrahim
Josiah Michael

Surabaya, JatimUPdate.id - Legislator Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya Josiah Michael turut buka suara terkait iuran Sekolah Petra Manyar.

Josiah menekankan, proses belajar di Sekolah Petra Manyar harusnya tidak terganggu, dan lebih mengutamakan kepentingan belajar siswa

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Saya sangat menyesalkan terkait permaslaahan tersebut, sehingga menyebabkan terganggunya kegiatan belajar mengajar, seharusnya kepentingan anak-anak sekolah lebih diutamakan." kata Josiah melalui keterangan nya, Jumat (2/8).

Anggota Komisi A DPRD Surabaya itu mengaku, kaget dengan besaran iuran yang dibayarkan sekolah.

Padahal lanjut Josiah, ketentuan pungutan iuran swadaya masyarakat ada aturannya, serta Perwalinya.

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

"Untuk besaran iuran yang dibayarkan pihak sekolah membuat saya kaget juga, nah sekarang dalam menetukan pungutan iuran swadaya masyarakat kan ada aturannya, ga bisa sembarangan. Ada perwali yang mengatur." beber Josiah. 

Josiah menyebut, untuk menentukan iuran harus melalui kesepakatan rapat dan dilaporkan ke Kelurahan. 

"Apakah dasar pemberlakuan ini sudah dilakukan oleh para pengurus RW? Sudah dilaporkan ke Kelurahan atau tidak? Kalau tidak ada ya bisa dikategorikan sebagai pungli dong," tegas Josiah.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Maka dari itu, dia berharap pemerintah kota bisa bertindak tegas menyelesaiakan permasalahan ini, utamanya bila ada dugaan tejadi pungli diproses secara hukum. 

"Saya harap aparat juga bisa ikut bergerak. Apalagi lahan fasum manyar Tompoyika sudah diserah terimakan ke Pemkot ya, jadi enggak bisa pasang portal sembarangan." demikian Josiah Micahel.

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru