Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni memberi respons positif deklarasi damai pada pemilihan tahun 2024 yang digagas Bawaslu Surabaya, di Bima Restaurant, pada Rabu (9/10) malam.
Ia menegaskan, acara tersebut merupakan komitmen pemilu damai dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas Kota Pahlawan, sekaligus menjadi bekal untuk masa mendatang.
Baca juga: Fathoni Dorong RPH Lakukan Dialog dengan Mitra Jagal
"Kami mengapresiasi acara yang digelar oleh badan pengawas pemilu kota Surabaya terkait dengan komitmen Pemilu damai, karena apa menjaga kondusifitas Kota Surabaya itu menjadi kewajiban kita semua, pemimpin datang dan pergi tetapi menjaga stabilitas menjaga kondusifitas Kota Surabaya itu bekal kelak buat anak cucu kita nanti," tutur Fathoni, Jum'at (11/10).
Fathoni meyakini, deklarasi damai dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, sebab Pemilukada hanya untuk menjaring calon pemimpin.
Sehingga dia berharap, tidak terjadi disharmonisasi kendati terjadi perbedaan dalam memilih calon pemimpin
Baca juga: Arif Fathoni: DPRD Fasilitasi Dialog Penolakan Relokasi RPH Pegirian
"Artinya masyarakat harus dipahamkan bahwa Pemilukada itu hanya sarana rekrutmen kepemimpinan. Jadi jangan sampai perbedaan pilihan kemudian menciptakan disharmonisasi di tengah masyarakat," ujar calon wakil ketua DPRD Surabaya itu.
Maka dari itu, dia mendorong semua pihak dapat menciptakan kedewasaan politik karena pelaksanaan Pemilukada Serentak merupakan pertama kali digelar.
Baca juga: Soal Orang Dekat Penguasa, Rasisme Kasus Nenek Elina, DPRD: Surabaya Laboratorium Kebinekaan
Artinya beber Fathoni, tahapan Pilkada Jawa Timur dan Pilkada Kota Surabaya bersamaan tahapannya.
"Maka kita semua harus terus menjaga kondisifitas ini melalui tindakan dan tutur kata yang baik, sehingga memberikan kenyamanan di tengah masyarakat," demikian Arif Fathoni. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman