Surabaya, JatimUPdate.id, – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan Jawa Timur sebagai pintu gerbang utama Nusantara. Dalam debat publik yang digelar di Surabaya pada Senin, (18/11). Khofifah memaparkan visi besar tersebut dengan menekankan pentingnya konektivitas antara wilayah Indonesia bagian barat dan timur.
“Jawa Timur memiliki sumber daya manusia yang luar biasa. Kami adalah satu-satunya provinsi yang dipercaya mengelola dua pelabuhan sekaligus, yaitu Bandara Abdulrachman Saleh dan Pelabuhan Probolinggo,” ujar Khofifah. Ia menilai, pengelolaan ini menjadi bukti nyata kompetensi dan potensi sumber daya manusia (SDM) di Jawa Timur.
Baca juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar
Khofifah juga menyoroti keberlanjutan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Ia menyebut keberhasilan layanan transportasi Trans Jatim yang kini melayani lima koridor dengan rencana penambahan dua koridor lagi dalam dua tahun ke depan untuk wilayah Gerbang Kertasusila, Malang Raya, Madiun Raya, dan Jember Raya.
“Kami berkomitmen pada pembangunan yang berkelanjutan, termasuk menjaga lingkungan hidup dan lahan pertanian agar tetap lestari,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Emil Elestianto Dardak, calon wakil gubernur, menggarisbawahi peran strategis Jawa Timur dalam perekonomian nasional. Ia menyebut bahwa Jawa Timur menyumbang lebih dari 22 persen industri manufaktur nasional dan berperan sebagai lumbung pangan nasional.
“Jawa Timur adalah penggerak utama ekonomi Indonesia. Dengan posisinya sebagai pusat industri, pangan, dan logistik, provinsi ini siap mendukung percepatan pembangunan Indonesia timur melalui konektivitas yang lebih baik,” jelas Emil.
Baca juga: Gelar Rakorda: Pordi Jawa Timur Mantapkan Arah Program Organisasi Tahun 2026
Emil juga menambahkan, kontribusi Jawa Timur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencerminkan pentingnya provinsi ini dalam mewujudkan konsep Indonesia sentris.
“Kami yakin bahwa dengan potensi ini, Jawa Timur akan menjadi gerbang baru Nusantara yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Visi besar pasangan Khofifah-Emil ini menempatkan Jawa Timur sebagai penghubung strategis yang tidak hanya memajukan provinsi, tetapi juga mendukung pembangunan nasional, termasuk peran aktif dalam mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN). (DPR)
Baca juga: Khofifah: Jawa Timur Terus Menguat sebagai Magnet Wisata Nusantara dan Mancanegara
Editor : Redaksi