Waspadai PMK, Baktiono Minta Penyembelihan Hewan Lewat RPH untuk Keamanan Konsumsi

Reporter : Ibrahim
Baktiono dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono meminta masyarakat mewaspadai merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), wabah itu telah menyebar di 30 kabupaten di Provinsi Jawa Timur. 

Baktiono menyebut, salah satu cara yang dapat dilakukan melakukan penyembelihan hewan seperti sapi, kambing, unggas atau ayam melalui Rumah Potong Hewan (RPH).

Baca juga: KTR di DPRD Surabaya Berlaku: Komisi D Malah Heran Tanpa Smoking Area, Mereka Punya Hak!

"Karena kalau lewat rumah potong hewan, itu juga ada dokternya, ada dokter hewannya. Yang memeriksa lebih dahulu tentang kesehatan hewan itu, termasuk pemeriksa penyakit mulut dan kuku hewan itu," kata Baktiono, Minggu (12/1).

Baktiono meyakini, jika hewan-hewan yang telah dipotong di RPH sudah dijamin aman dan layak dikonsumsi masyarakat. 

Maka dari itu, dia meminta masyarakat utamanya pengusaha catering, depot, restoran atau yang penjual makanan keliling mengambil dari daging dari rumah potong hewan.

Baca juga: Pemkot Blokir Adminduk Mantan Suami Abai Nafkah, Komisi A: Langkah Tegas Beri Efek Jera

"Karena jaminan pasti lebih baik dan juga terlepas dari PMK penyakit mulut dan kuku hewan," tuturnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) telah melakukan pengecekan dokumen Surat Keterangan Sehat Hewan (SKKH) asli dari daerah asal sebagai upaya pencegahan wabah tersebut.

Baca juga: KTR di DPRD Surabaya, Dewan: Harus Bijak Sediakan Smoking Area

DKPP juga disebut rutin melakukan sosialisasi, serta pemeriksaan kesehatan hewan milik peternak di Kota Pahlawan. 

“Hal ini dilakukan untuk memastikan hewan ternak yang masuk bukan berasal dari wilayah yang terjangkit wabah PMK,” kata Eri. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru