Sebut Pelaku Curanmor Bukan Warganya, DPRD: Minta Wali Kota Cermat, Buktikan Data Statistik 

Reporter : -
Sebut Pelaku Curanmor Bukan Warganya, DPRD: Minta Wali Kota Cermat, Buktikan Data Statistik 
Cahyo Siswo Utomo, dok Jatim updated.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Siswo Utomo meminta Wali Kota Eri Cahyadi lebih cermat mengomentari maraknya kasus curanmor di kota Pahlawan bukan disebabkan warganya sendiri, melainkan pelaku dari luar kota.

Cahyo menekankan, Eri harus mempunyai data statistik agar ucapannya tidak cenderung diskriminatif dan terkesan menyudutkan kota/kabupaten lain, utamanya tetangga

Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas

"Oh ya intinya kan kalau di bab itu ya, itu harus teliti, sudah ada data statistik enggak? Ketika ada pelaku pencurian ini warga Surabaya atau bukan yang melakukannya." tegas Cahyo, Rabu (16/4). 

Cahyo menekankan, bila Eri Cahyadi mengantongi data statistik curanmor yang diindikasikan warga luar Surabaya, tidak harus dibeberkan secara blak-blakan kepada depan publik, agar tidak menimbulkan ketersinggungan.

Akan tetapi lanjut Cahyo, harus koordinasi dengan pemerintah setempat secara tertutup melakukan analisa bersama sekaligus mencarikan solusinya.

"Nah baru kemudian ketika sudah ada data seperti itu, kita bisa berkomunikasi dengan pemerintahan tetangga kita. Kalau memang dia berasal dari situ, eh ini warga mu begini. Tapi itu tentu perlu dianalisa lagi kalau memang itu betul seperti itu." tukas Cahyo.

Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

Maka dari itu, Cahyo berharap warga yang melanggar prosedur hukum, harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jadi harapannya sebenarnya untuk warga siapapun, manapun ketika dia melanggar prosedur hukum, harus ditindak dengan ketentuan hukumnya." demikian Cahyo Siswo Utomo.

Melansir Suara Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan maraknya kasus curanmor di Surabaya bukan disebabkan oleh warganya sendiri, melainkan oleh pelaku-pelaku dari luar kota. 

Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Eri menyebut, pelaku curanmor menyasar Surabaya karena dianggap sebagai kota yang sejahtera. Asuransi kendaraan bermotor

“Yang mengambil juga bukan warga Surabaya masalahnya. Karena warga Surabaya ini tenang, luar Surabaya yang bergerak. Makanya selalu katakan warga Surabaya harus waspada,” ujar Eri dalam program Semanggi Suroboyo “Halalbihalal On The Air” di Radio Suara Surabaya, Jumat (11/4), menanggapi pertanyaan pendengar terkait keamanan kota.

Editor : Yuris. T. Hidayat