Dirikan Posko Gotong-Royong, Kader PDIP dukung Megawati, Kawal Putusan MK tentang Pendidikan Gratis

Reporter : -
Dirikan Posko Gotong-Royong, Kader PDIP dukung Megawati, Kawal Putusan MK tentang Pendidikan Gratis
Posko Gotong -Royong Kader PDIP Surabaya, dok ist

Surabaya, JatimUPdate.id - Kader PDIP Surabaya dan simpatisan mendirikan beberapa Posko Gotong - Royong seperti di kawasan Kalilom Lor Gang Seruni Kecamatan Kenjeran. 

Posko tersebut diinisiasi oleh Ning Anis Marsella. Menurutnya, endirian Posko Gotong - Royong untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam berpartisipasi membangun kota Surabaya dan Mendukung Ibu Megawati Soekarnoputri untuk dikukuhkan kembali dalam Kongres Ke VI PDI Perjuangan.

Baca Juga: Armuji Bantah PAW Ketua DPRD Surabaya Mengerucut Tiga Nama: “Jare Sopo?”

Anis mengungkapkan aktivitas posko murni untuk kegiatan masyarakat dan sosial.

“Kami menerima keluhan ijazah ditahan , pendampingan berobat di Rumah Sakit menggunakan BPJS , usulan pembangunan bahkan pendidikan bagi warga tidak mampu,“ kata Anis, Selasa (1/7)

Kader PDIP Surabaya Achmad Hidayat menyampaikan, Posko Gotong-Royong PDI Perjuangan harus terbuka bagi keluhan masyarakat.

Selain itu, beber Achmad Posko Gotong-Royong sebagai sarana rembuk permasalahan warga hingga menanamkan semangat Perjuangan Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Aroma 2029 di Surabaya: Armuji, Kandang Banteng, dan Manuver Dini Kekuasaan

“Kita Doakan dan dukung Ibu Megawati Soekarnoputri dikukuhkan kembali dalam Kongres Ke VI PDI Perjuangan untuk memimpin partai ini lima tahun mendatang , kita harus siap dalam berbagai kondisi mukti utowo mati nderek Megawati ” kata Achmad 

Maka dari itu, Achmad mengajak masyarakat Kota Surabaya untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan Pendidikan Dasar Gratis, yang bertepatan dengan musim Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Menurutnya, keberpihakan kepada warga tidak mampu harus diutamakan mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Baca Juga: Rebut Kembali Kepercayaan Rakyat, PDIP Surabaya Gelar Konsolidasi Dapil 4

“Di Kota Surabaya Kepemimpinan Walikota Eri Cahyadi membuka peluang bagi warga untuk menerima pendidikan gratis di SD - SMP Negeri, untuk sekolah swasta dialokasikan untuk warga tidak mampu jalur afirmasi bahkan ada juga program kejar paket bagi warga tidak mampu didukung dengan kekuatan anggaran 20,96 % dari kekuatan APBD,” kata Achmad

Ia juga menegaskan kebijakan Pendidikan Walikota Eri Cahyadi dan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono selaras dengan semangat Pancasila, Konstitusi, Bhinneka Tunggal Ika dan Dasa Prasetya PDI Perjuangan poin kelima: Membebaskan biaya berobat dan biaya pendidikan bagi Rakyat.

“Kita Kobarkan terus semangat Perjuangan," demikian Achmad Hidayat. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman