Taman Belajar Sedjati Bojonegoro Terima Kunjungan dari Duta Baca Indonesia

Reporter : -
Taman Belajar Sedjati Bojonegoro Terima Kunjungan dari Duta Baca Indonesia
Gol A Gong atau Heri Hendrayana Harris, tokoh Sastrawan yang juga sebagai Duta Baca Indonesia berkesempatan berkunjung dan mengikuti diskusi yang bertema Literasi Sebagai Kunci Pembuka Masa Depan, Rabu, (24/09/2025) Joglo Sedjati Desa Gajah, Kecamatan Bau

 

Baureno, Bojonegoro, JatimUPdate.id - Taman Belajar Sedjati kedatangan tamu agung dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Gol A Gong atau Heri Hendrayana Harris, tokoh Sastrawan yang juga sebagai Duta Baca Indonesia berkesempatan berkunjung dan mengikuti diskusi yang bertema Literasi Sebagai Kunci Pembuka Masa Depan, Rabu, (24/09/2025) Joglo Sedjati Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Menteri Desa: Dukung Pengembangan Taman Bacaan Masyarakat dengan Dana Desa

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara formal tetapi santai dengan ngopi bersama Duta Baca Indonesia, acara yang digelar sore hingga malam hari itu berjalan sukses berkat dukungan penuh dari semua pihak, diantaranya Faqin Haikal, Dewan Pembina Taman Belajar Sedjati dan Sulthon Haikal, Ketua TB Sedjati yang telah mempersiapkan semua kebutuhan yang ada.

Gol A Gong, sebagai duta baca yang akan purna tugas pada akhir tahun nanti, sangat antusias dengan tempat berlangsungnya kegiatan, hal tersebut karena berada di tengah hutan jati dengan joglo yang artistik.

“Safari literasi kali ini, saya pakai diksi sayonara. Sebab, santer berembus kabar, apabila duta baca akan distop oleh Perpusnas, jadi kedatangan saya ke Lamongan, tepatnya ke Sedjati yang ternyata berada di wilayah Bojonegoro sebagai penanda awal kunjungan saya ke sini dan di akhir jabatan saya sebagai duta baca, terima kasih kepada Mas Adit Founder Gemar Maos dan Iqro Semesta yang telah mengatur dan membawa saya ke tempat ini," kata pria yang dulunya atlet bulutangkis itu.

Selain itu, hadir Among Kurnia Ebo, traveler yang juga penulis buku asli Lamongan. Ia merupakan Rektor Universitas Klatak Yogyakarta.

“Bertemu Bang Gol A Gong jadi energi yang membawa saya kembali pulang ke Lamongan. Kalau tidak akhir pekan, sulit bagi saya pulang. Namun, ketika diinfo oleh Om Adit, ada Duta Baca Indonesia ke Lamongan, maka langsung gas dan kok pas tidak bentrok dengan acara lain.” begitu kelakar lelaki yang telah menjelajah 80 negara lebih tersebut.

Amyn Husen, dari Balai Bahasa Jawa Timur juga turut membersami forum diskusi yang dipandu oleh Aris Triono itu.

“Kami selalu senang bila hadir ke bawah, ikut bersama teman-teman berkegiatan, tampak ada denyut kegairahan yang begitu otentik," ucap Amyn Husen.

Sementara itu, Aditya Akbar Hakim, bisa disebut selaku komunikator yang membantu menyambungkan perjumpaan tersebut.

“Mas Gong, setiap ke Jawa Timur, saya dan Iqro Semesta siap segalanya, bukan hanya menemani tapi juga melayani dan saya sampaikan terima kasih kepada Haji Faqin dan Mas Sulthon yang telah bersedia ditempati bahkan menyediakan segalanya. Bergerak di literasi itu, idealnya bermodal otentik, tidak melulu menunggu bantuan pemerintah. Kesadaran masyarakat lebih bermakna, dan akan bernilai lebih serta menyembulkan berjuta makna," ucapnya.

Lebih lanjut, Sulthon Haikal sebagai Ketua Sedjati, menyambut dengan senang hati semua tamu yang datang. Ia mengungkapkan sempat ada rasa segan, apakah bisa menjadi tuan rumah yang baik. Namun, semua kekhawatiran itu tak terbukti akibat sinergi yang berjalan dengan harmonis.

Perlu diketahui, momentum ngopi bareng sampai pagi bersama Duta Baca Indonesia, dengan konsep acara formal tetapi dikemas menjadi santai.

Aris Triono sebagai pemandu acara dengan cair dan bersemangat mengajak audiens untuk terlibat dalam diskusi dua arah. Bahkan selepas acara, masih dilanjut diskusi nonformal hingga pukul satu dinihari. Wajib disudahi karena Gol A Gong esok harinya sudah ditunggu dua titik di lokasi acara yang berbeda. (wb/roy)

Editor : Ibrahim