Gus Yahya: Ibu Adalah Sumber Doa dan Keikhlasan Tanpa Jeda
Jakarta, JatimUPdate.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyampaikan pesan menyentuh dalam memperingati Hari Ibu.
Baca Juga: Konflik PBNU Menuju Akhir, Muktamar NU ke-35 (Bersama) Diserahkan ke Rais Aam dan Ketua Umum
Melalui unggahan di akun media sosialnya, tokoh yang akrab disapa Gus Yahya ini menekankan bahwa sosok ibu merupakan pilar utama kekuatan spiritual dan mental bagi keluarga.
Dalam unggahan tersebut, Gus Yahya mengawali pesannya dengan sebuah kutipan sarat makna.
"Jika seorang hamba tidak menambah rasa cintamu, maka sejatinya engkau belum benar-benar mencintai." Kalimat ini menjadi pembuka refleksi mendalam mengenai hakikat cinta dan pengabdian.
Baca Juga: PBNU Turut Berduka, Gus Yahya Temui Langsung Pengasuh Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Secara khusus, Gus Yahya memberikan penghormatan kepada ibunda tercinta serta sosok ibu dari anak-anaknya. Ia menyebut mereka sebagai mata air kekuatan yang konsisten menjaga harmoni keluarga.
"Selamat Hari Ibu untuk ibuku dan ibunya anak-anak, sumber doa, daya tahan, dan keikhlasan yang tak pernah terjeda," tulis Gus Yahya melalui akun X (Twitter) miliknya.
Baca Juga: Idham Chalid: Ketua DPR yang Bersahaja
Pesan tersebut menggarisbawahi tiga peran krusial ibu dalam pandangan Gus Yahya.
Keikhlasan Tanpa Jeda: Wujud pengabdian tulus yang mengalir terus-menerus tanpa mengharap pamrih.
Unggahan ini pun memantik simpati luas dari warganet, yang memandang pesan tersebut sebagai pengingat bagi setiap anak dan suami untuk senantiasa memuliakan perempuan yang telah menjadi fondasi bagi peradaban kecil di dalam rumah tangga. (pm/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat