Gus Yahya Ungkap Rasa Syukur Usai Bersilaturahmi dengan Rais Aam di Surabaya

Reporter : -
Gus Yahya Ungkap Rasa Syukur Usai Bersilaturahmi dengan Rais Aam di Surabaya
Berfoto bersama segenap komponen PB NU yang menandai kebalinya keutuhan organisasi.

 

Surabaya, JatimUPdate.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, mengungkapkan rasa syukur mendalam usai bersilaturahmi dengan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Sabtu (28/12).

Baca Juga: Harlah ke 55, PC LTM NU Kabupaten Malang Agendakan Beberapa Kegiatan

Dalam unggahan di akun Twitter resminya, Gus Yahya—sapaan akrabnya—menyampaikan bahwa pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Ia menuturkan suasana pertemuan diwarnai mushafahah, tawa hangat, serta kebersamaan yang menenangkan hati.

“Rasa syukur tak terperi, kala bertaut kembali, mushfahah kembali, tertawa hangat kembali. Alhamdulillh,” tulis Gus Yahya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam dinamika yang sebelumnya terjadi, dirinya hampir tidak merasakan kemarahan maupun kebencian.

Baca Juga: MWCNU Simokerto Buka Posko Konsumsi Gratis Sambut Napak Tilas Satu Abad NU

Perasaan yang dominan justru kesedihan yang terus-menerus. Namun, menurutnya, kesedihan tersebut kini telah luruh dan berganti dengan tekad kuat untuk terus berkhidmat tanpa sisa.

“Kesedihan itu hari ini luruh, berganti mendiami tekad berkhidmat tanpa sisa,” lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, Gus Yahya menyampaikan terima kasih kepada para Kiai Sepuh, jajaran Mustasyarn, Ruasa’, Kuttab, serta seluruh warga dan pencinta Nahdlatul Ulama atas doa dan dukungan yang diberikan.

Baca Juga: Konflik PBNU Menuju Akhir, Muktamar NU ke-35 (Bersama) Diserahkan ke Rais Aam dan Ketua Umum

Ia juga mengajak seluruh elemen NU untuk terus merawat jagat dan membangun peradaban dengan kebeningan hati, keikhlasan, serta niat semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

“Mari kita rawat jagat, membangun peradaban dengan kebeningan hati, jernih, ikhlas, ibtigh’an l mardhtillh,” pungkasnya.

Unggahan tersebut mendapat respons luas dari warganet, khususnya kalangan Nahdliyin, yang menyambut positif pesan persatuan dan keteduhan yang disampaikan Ketua Umum PBNU tersebut. (pm/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat