SEA Games Thailand Atlet Jatim Sumbang 91 Medali LaNyalla Angkat Topi
Jakarta, JatimUPdate.id - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti angkat topi atas sumbangsih atlet asal Jatim dalam menggali medali di ajang SEA Games Thailand 9-20 Desember lalu.
Apresiasi LaNyalla mengingat torehan medali atlet Jatim sangat signifikan bila dilihat dari statistik jumlah atlet yang dikirim dan cabang olahraga andalan atlet Jatim, selam, yang tidak dipertandingkan di SEA Games Thailand.
Baca Juga: LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
“Dari statistik, atlet Jatim hanya 131 orang atau 12,8 persen dari total 1021 atlet Indonesia. Atlet DKI 205 orang atau 20,07 persen. Tapi Jatim menyumbang 29 emas, 29 perak dan 33 perunggu. Sedangkan DKI 25 emas, 22 perak, dan 30 perunggu. Dari persentase, 29 emas itu sama dengan 31,87 persen dari total perolehan medali emas Indonesia, 91 emas,” urai LaNyalla, Selasa (30/12).
LaNyalla juga memberi apresiasi kinerja KONI Jawa Timur dan Gubernur Jawa Timur yang mendukung Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) yang intensif, berjenjang dan terukur. Sehingga cabor andalan Jatim, seperti panahan, angkat besi, tenis, wushu dan triatlon mendulang banyak medali emas.
Baca Juga: Dua Atlet Muaythai Jatim Siap Berlaga di SEA Games Thailand, Minta Restu Ketua PBMI
“Terima kasih kepada patriot-patriot olahraga Jawa Timur yang telah berjibaku dan memberikan sumbangsih besar bagi perolehan medali Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi penyumbang medali emas terbanyak kedua, setelah Jawa Barat, yang memang mengirim lebih banyak atlet, 278 orang,” tukasnya.
LaNyalla yang juga Ketua Umum PB Muaythai Indonesia juga bangga dengan perolehan medali perak dan perunggu atlet Muaythai Indonesia, mengingat tuan rumah SEA Games Thailand adalah jawara Muaythai di dunia.
Baca Juga: Sentil Pelindo, La Nyalla Sorot Penyelesaian Amandemen Konsesi Terminal Multipurpose Teluk Lamong
Prestasi di SEA Games 2025 bagi Jatim, lanjut LaNyalla, harus menjadi pelecut semangat bagi KONI Jatim dan seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Salah satu fokus utama ke depan adalah penguatan program Puslatda dan try out sebagai wadah pembinaan atlet profesional.
Editor : Miftahul Rachman