Soal Dugaan Anggota DPRD Surabaya Punya Saham di RHU, Fathoni: Enggak Ada Fungsi Pengawasan Objektif

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Arif Fathoni, dok jatimupdate.id
Arif Fathoni, dok jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Pimpinan DPRD kota Surabaya Arif Fathoni, buka suara terkait dugaan anggota DPRD Surabaya memiliki saham di salah satu Rekreasi Hiburan Umum (RHU). 

Fathoni menegaskan, dari 50 anggota DPRD Surabaya tak seorangpun yang berbisnis RHU, utamanya periode 2024-2029

"Yang saya tahu tidak ada satupun anggota DPRD Surabaya itu yang memiliki saham atau berbisnis di sektor rumah hiburan umum khususnya yang periode 2024-2029 ini." kata Fathoni, saat dikonfirmasi Jatimupdate.id, Kamis (15/1).

Fathoni menjelaskan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap RHU secara objektif.

Menurutnya penilikan terhadap RHU akan dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Jadi insya Allah mekanisme pengawasan DPRD terhadap RHU juga akan dilakukan seobjektif mungkin melihat dari apa yang dikehendaki oleh masyarakat, jadi tidak ada konflik of interest," beber Fathoni.

Kendati begitu, pihaknya memberi ruang bagi masyarakat melaporkan jika disinyalir terdapat anggota DPRD Surabaya memiliki saham di RHU

"Ya monggo disampaikan kepada kami. Tapi sejauh yang saya tahu tidak ada satupun dari 50 anggota DPRD itu yang menjalankan bisnis usaha itu." urai Arif Fathoni.

Sebelumnya, dugaan anggota DPRD Surabaya memiliki saham di RHU sempat disinggung di salah satu grup WhatsApp. 

Salah satu anggota mempertanyakan peran DPRD yang cuma menyoroti salah satu RHU di Surabaya, tanpa menyoroti RHU lain yang juga sempat mempunyai kasus.

"Kebetulan di grup ini banyak teman taman DPRD kota Surabaya, knp hanya ..... saja lantai .....yang makan korban banyak tidak bersuara?" tulis dia.

"Dugaan saya ...... mungkin sebagia sahamnya dari DPRD !!??" tulisnya. (RoY)

Opini

Tirakat di Tengah Riuh

“Kalau tidak kuat puasa, ya tidak usah. "Kalau tidak kuat tahajud, ya tidak usah. Kalau tidak mampu bersodaqoh karena tidak punya uang, ya tidak usah," katanya.