Wabup Sidoarjo Sidak Dapur SPPG di Tarik, Pastikan Kebersihan dan Sistem Distribusi Sesuai Standar

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Wabub Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak ke salah satu SPPG MBG di Sidoarjo.
Wabub Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak ke salah satu SPPG MBG di Sidoarjo.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG di Desa Mergosari dan Singogalih, Kecamatan Tarik, Rabu (15/4/2026). 

Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas dapur memenuhi standar kebersihan serta ketentuan operasional yang berlaku.

Mimik Idayana didampingi jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Camat Tarik, Puskesmas Tarik, serta Forkopimka Kecamatan Tarik.

Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya pengawasan terpadu terhadap operasional dapur SPPG.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh sarana dan prasarana dinilai telah berfungsi optimal.

Mulai dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga area pengolahan makanan, semuanya telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.

Mimik Idayana menyampaikan, secara umum kondisi dapur sudah memenuhi persyaratan kebersihan dan sanitasi. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam penerapan standar tersebut.

“Kondisi dapur sudah bersih dan memenuhi syarat. Tidak terdapat lubang maupun celah yang berpotensi menjadi sarang hama. Kondisi ini perlu dipertahankan secara konsisten,” ujarnya saat sidak dapur SPPG Mergosari.

Selain aspek kebersihan, sistem distribusi yang berjalan saat ini juga mendapat perhatian. Mimik menilai mekanisme distribusi sudah cukup baik, namun masih perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ke depan, ia berharap adanya sinergi dengan Koperasi Merah Putih untuk meningkatkan efektivitas distribusi serta memperluas manfaat program. Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong.

“Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan dapat saling melengkapi dengan program yang sudah ada di SPPG, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, sesuai prinsip dari rakyat untuk rakyat,” tukasnya.(ih/yh)