Profil Pimpinan Baru BGN: Mantan Jurnalis, Auditor Negara, hingga Jenderal TNI Kawal Program MBG

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) yang terdiri dari Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang serta Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) yang terdiri dari Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang serta Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

 

Jakarta, JatimUPdate.id, – Badan Gizi Nasional (BGN) kini memiliki jajaran pimpinan baru yang akan mengawal berbagai program strategis pemerintah di bidang pemenuhan gizi, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Susunan pimpinan baru tersebut memadukan pengalaman dari berbagai bidang, mulai dunia jurnalistik, pengawasan keuangan negara, hingga militer.

Kombinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola, akuntabilitas, serta efektivitas pelaksanaan program gizi nasional hingga tingkat daerah.

BGN dipimpin oleh Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Berikut profil singkat ketiganya.

Nanik Sudaryati Deyang, Mantan Jurnalis yang Kini Memimpin BGN

Nanik Sudaryati Deyang atau yang akrab disapa N.S. Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia menempuh pendidikan S1 Biologi di Universitas Jenderal Soedirman dan melanjutkan pendidikan S2 Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Perjalanan kariernya cukup unik. Sebelum berkiprah di pemerintahan, Nanik mengawali karier sebagai jurnalis. Ia pernah bekerja di Harian Bangkit yang berada dalam jaringan Kompas Gramedia hingga kemudian dipercaya menduduki posisi pimpinan media di Kelompok Media Peluang.

Pengalaman di dunia media tersebut menjadi bekal penting dalam membangun komunikasi publik, terutama dalam mengawal program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Di pemerintahan, Nanik pernah menjadi bagian dari Tim Sukses Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Ia juga menjabat sebagai Wakil Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan serta Komisaris Independen PT PTPN IV PalmCo.

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi sekaligus Ketua Pelaksana Harian Program Makan Bergizi Gratis.

Pengalaman tersebut menjadikannya salah satu sosok yang telah terlibat langsung dalam pengawasan dan pelaksanaan program gizi nasional sejak awal.

Agustina Arumsari, Pengawas Keuangan Negara yang Berpengalaman

Posisi Wakil Kepala BGN ditempati Agustina Arumsari, seorang birokrat yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pengawasan keuangan dan investigasi.

Agustina merupakan lulusan D3 dan D4 Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Sebagian besar karier profesionalnya dijalani di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sejumlah posisi strategis pernah diembannya, antara lain Direktur Investigasi BUMN/BUMD pada 2017, Direktur Investigasi II pada 2019, hingga Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi pada 2020.

Sebelum bergabung ke BGN, Agustina menjabat sebagai Wakil Kepala BPKP. Pengalaman panjang di bidang audit dan pengawasan menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola serta akuntabilitas pengelolaan program gizi nasional yang melibatkan anggaran besar dan menjangkau jutaan penerima manfaat.

Mayjen TNI Trenggono Perkuat Sistem Logistik dan Operasional

Sementara itu, Wakil Kepala BGN lainnya dijabat oleh Mayjen TNI Trenggono, seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki pengalaman di bidang manajemen organisasi dan logistik.

Sebelum mendapat amanah di BGN, Trenggono sempat menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan yang bergerak di sektor ketahanan pangan strategis nasional.

Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan BGN yang tidak hanya mengelola program, tetapi juga memastikan rantai pasok dan distribusi makanan bergizi dapat berjalan secara efektif hingga ke daerah-daerah.

Di BGN, Trenggono akan berfokus pada penguatan sistem logistik, manajemen dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta operasional distribusi program gizi nasional di lapangan.

Kolaborasi Tiga Latar Belakang Berbeda

Kehadiran Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Mayjen TNI Trenggono menunjukkan perpaduan tiga latar belakang yang berbeda namun saling melengkapi.

Nanik membawa pengalaman komunikasi publik dan pelaksanaan program, Agustina memperkuat aspek pengawasan serta tata kelola keuangan, sementara Trenggono berperan dalam penguatan logistik dan operasional lapangan.

Dengan formasi baru ini, BGN dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan berbagai program pemenuhan gizi, khususnya Program Makan Bergizi Gratis, dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (ries/yh)