Kisah Inspiratif Dokter Kaum Miskin Di Solo
Dokter Lo Hok Sek Layani Pasien Miskin Dengan Kode Rahasia Untuk Apotik Agar Biaya Dibebankan Ke Rekening Dirinnya
Solo, JatimUPdate.id - Sebuah Kisah Inspiratif datang dari Solo dalam Dunia medis Indonesia.
Dikisahkan dunia medis memiliki seorang pahlawan kemanusiaan sejati bernama Dokter Lo Hok Sek yang menghabiskan seluruh masa baktinya di Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah.
Pria kelahiran tahun 1934 ini mematahkan segala stigma tentang mahalnya biaya kesehatan dengan melakukan aksi heroik yang membuat siapapun akan meneteskan air mata.
Sepanjang kariernya sejak tahun 1960 hingga menghembuskan napas terakhirnya pada awal tahun 2024, ia tidak pernah sekalipun memasang tarif pemeriksaan bagi pasien dari kalangan tidak mampu.
Namun kebaikannya tidak berhenti sampai di ruang periksa saja.
Ketika menyadari banyak warga miskin yang sakit parah namun tidak punya uang untuk menebus resep, Dokter Lo membuat sebuah kesepakatan khusus dengan sejumlah apotek di wilayah tersebut.
Ia sengaja memberikan coretan atau kode rahasia di pojok kertas resep obat yang ia serahkan kepada para pasien miskin. Kode tersebut adalah instruksi tegas kepada pihak apotek agar tidak menagih biaya sepeser pun kepada sang pasien, melainkan seluruh tagihan obat yang mahal itu akan ditotal dan dibayar lunas secara tunai dari kantong pribadi sang dokter di akhir bulan.
Keputusan ekstrem untuk merawat warga miskin tanpa memikirkan kerugian finansial ini sering kali membuat pendapatan pribadinya terkuras habis. Meski begitu, hingga akhir hayatnya ia sama sekali tidak pernah mengeluh atau menyesali jalan hidupnya.
Dedikasi tanpa pamrih yang konsisten dilakukan selama lebih dari 60 tahun ini menjadikan Dokter Lo sebagai sosok legenda nyata yang sangat dihormati, sekaligus menjadi bukti hidup bahwa profesi dokter sejatinya adalah ladang pengabdian untuk menyelamatkan nyawa manusia dan bukan sekadar ajang bisnis untuk memperkaya diri.
Secara khusus Redaksi JatimUPdate.id mengutip kisah ini dari grup WA Trending Isue pada Minggu Pagi (12/07/2026).
Dari bantuan Intelegensia Artificial, Redaksi JatimUPdate.id mengutip tentang profil lebih jauh tentang Lo Hok Sek yang lebih dikenal sebagai dr. Lo Siaw Ging (sering juga ditulis Lo Hok Sek), sosok dokter legendaris dan dermawan asal Solo.
Beliau dikenal luas sebagai "dokter kaum papa" karena dedikasinya yang luar biasa dalam melayani dan menggratiskan biaya pengobatan bagi warga kurang mampu
Dr Lo Hok Sek telah berpulang pada 9 Januari 2024 di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo di usia 89 tahun.
Riwayat Praktik: Sebelum pensiun, beliau pernah bertugas di RSUD Kandang Sapi dan RS Kasih Ibu, serta melayani pasien dari rumah pribadinya di daerah Jagalan, Solo.
Prinsip Hidup: Beliau tidak pernah mematok tarif, bahkan sering memarahi pasien yang memaksanya membayar karena tahu pasien tersebut tidak memiliki uang
Kisah lengkap mengenai dedikasi dan kedermawanan beliau dalam melayani masyarakat Surakarta dapat disimak melalui liputan BBC Indonesia atau profilnya di Detik Jateng.
Secara khusus Redaksi JatimUPdate.id mengulik Laman Detik.com pernah menuliskan sosok Lo Hok Sek, sebagai salah satu sosok yang sangat berjasa bagi masyarakat Solo, nama dr Lo Siauw Ging tetap terkenang hingga sekarang.
Berikut profil singkat mengenai sosok dr Lo Siauw Ging atau Lo Hok Sek.
Berdasarkan informasi yang dibagikan dalam buku 'Produktivitas Tanpa Batas: Bagaimana Menjadi Produktif dalam Kehidupan Sehari-hari' Eka Prasetya Wahyuningsih, dr Lo Siauw Ging merupakan sosok orang yang berdedikasi tinggi dalam bidang yang ditekuninya.
Ia merupakan seorang dokter yang mendedikasikan dirinya untuk mengobati masyarakat. Terutama masyarakat yang berada di wilayah Solo.
Profil dr Lo Siauw Ging
Seperti dikatakan sebelumnya bahwa dr Lo Siauw Ging merupakan seorang dokter yang berdedikasi tinggi terhadap profesi yang ditekuninya.
Dikutip dari laman resmi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dr Lo Siauw Ging atau yang lebih dikenal sebagai dr Lo merupakan sosok dokter yang telah mengabdikan dirinya di bidang kesehatan sejak tahun 1963 silam.
Diketahui bahwa dr Lo Siauw Ging lahir di Magelang pada tanggal 16 Agustus 1934. Sebagai sosok yang berdedikasi tinggi di bidang kesehatan yang ada di Indonesia, dr Lo pernah mendapatkan penghargaan dari MURI. Tepatnya dalam kategori Penganugerahan Mahakarya Kebudayaan secara Virtual yang diberikan pada tanggal 10 September 2020 lalu.
Sementara itu, dijelaskan dalam buku 'Bahagiakan Dirimu dengan Membahagiakan Orang Lain' karya Jonih Rahmat, dr Lo membuka praktik di rumahnya yang berada di Kampung Jagalan yang terletak di Jebres, Solo. Selama membuka praktik, dr Lo diketahui tidak pernah memasang tarif kepada siapa saja yang datang untuk berobat.
Bahkan bagi pasien yang tengah sakit dan tidak memiliki uang, dr Lo tidak memungut bayaran sama sekali. Bahkan tidak jarang ada pasien-pasien yang justru dibayarkan biaya pengobatannya.
Dikatakan pasien-pasien tersebut hanya perlu menebus obat yang sudah diresepkan di apotek, kemudian nantinya tagihan obat tersebut akan dibayarkan oleh dr Lo. Bahkan selama sebulan sekali apotek akan mengirimkan tagihan kepada dr Lo.
Masih merujuk dari sumber yang sama, dr Lo pernah menyampaikan pemikirannya tentang masa pensiun seorang dokter. Dirinya mengatakan sejatinya seorang dokter baru bisa dianggap pensiun apabila sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Hal tersebut membuat dirinya tidak memiliki pemikiran untuk pensiun semasa hidupnya.
Dilansir detikNews, dr Lo Siauw Ging telah wafat di usia 90 tahun pada tanggal 9 Januari 2024. Sang dokter berhati malaikat tersebut diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di RS Kasih Ibu Solo. (rio/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat