Kunjungi SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Pendidikan Berkarakter

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., mengapresiasi hadirnya gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Fasilitas baru tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus membentuk generasi muslim yang berilmu dan berakhlak mulia.

Apresiasi itu disampaikan Abdul Mu’ti saat melakukan kunjungan kerja di gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan, Senin (12/10/2026).

Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Terbaik untuk Membentuk Generasi Muslim Terbaik.”

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan gedung sekolah tidak boleh hanya dimaknai sebagai penambahan fasilitas fisik.

Lebih dari itu, gedung baru harus menjadi ruang tumbuh bagi ilmu pengetahuan, karakter, kreativitas, prestasi, dan akhlak mulia peserta didik.

“Gedung baru bukan sekadar bangunan fisik, tetapi harus menjadi tempat tumbuhnya ilmu, karakter, akhlak mulia, kreativitas, dan semangat berprestasi,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurut dia, pendidikan yang berkualitas harus mampu memadukan kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, serta kepedulian sosial. Ketiga aspek tersebut penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan dapat memanfaatkan fasilitas baru tersebut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan generasi muslim yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, serta siap menghadapi tantangan zaman.

“Pendidikan Muhammadiyah harus terus mengintegrasikan keunggulan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pembentukan karakter agar lahir generasi muslim yang beriman, berkemajuan, mandiri, serta bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dorong Sinergi Sekolah, Orang Tua, dan Persyarikatan

Abdul Mu’ti juga mengapresiasi keluarga besar Muhammadiyah, para pendidik, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan fasilitas pendidikan tersebut.

Ia menilai, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua, dan persyarikatan Muhammadiyah perlu terus diperkuat agar proses pendidikan berjalan optimal.

Menurutnya, pendidikan terbaik bukan semata-mata tentang tersedianya gedung dan sarana pembelajaran yang memadai. Pendidikan juga harus memastikan peserta didik memperoleh pembinaan karakter, nilai-nilai keislaman, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka.

“Semoga gedung baru ini membawa keberkahan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkemajuan,” tuturnya.

Ia berharap keberadaan gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan dapat menjadi pusat lahirnya prestasi sekaligus memberikan manfaat luas bagi umat dan masyarakat.

Dihadiri Perwakilan Pemkab dan Dinas Pendidikan

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yakni Dr. Neti selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sidoarjo, Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd.

Hadir pula Ir. Tamhid Masyhudi sebagai perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Dr. H. Sam’un, M.Ag.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti bersama jajaran yang hadir meninjau gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan.

Melalui keberadaan fasilitas tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memperkuat peran pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Dengan demikian, tema “Mewujudkan Pendidikan Terbaik untuk Membentuk Generasi Muslim Terbaik” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, melainkan diwujudkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik secara berkelanjutan.(ih/yh)