Ini Dia, Makanan Penjaga Stabilitas Kejantanan

Reporter : -
Ini Dia, Makanan Penjaga Stabilitas Kejantanan

Jakarta,JatimUPdate.id-Makanan yang bertindak sebagai afrodisiak seperti cokelat dan stroberi dinilai dapat meningkatkan gairah seksual seseorang. Di Indonesia, ada beberapa makanan dan minuman yang dipercaya sebagai makanan afrodisiak untuk meningkatkan libido. Misalnya, sate torpedo yang terbuat dari penis kambing, daging ular kobra, atau arak dengan rendaman tangkur buaya (alat kelamin buaya jantan).

Akan tetapi, efek makanan afrodisiak masih menjadi perdebatan para ahli. Tidak semua makanan afrodisiak terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan gairah seks. Setidaknya, kita dapat mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan nutrisi yang bias memengaruhi hormon atau meningkatkan aliran darah untuk membantu membangkitkan gairah bercinta. (dari berbagai sumber/Kompas.com)

Baca Juga: Selisih Tipis dengan Lamongan, Berikut Harga Bawang Putih di Kota Blitar Hari Ini

Makan Pendongkrak Libido

Madu mentah

"Madu dikemas dengan kebaikan alami, termasuk mineral yang dikenal sebagai boron," jelas Reda Elmardi, ahli gizi bersertifikat, pelatih, dan editor di thegymgoat.com. "Boron ditemukan dapat membantu memperkuat tulang, meningkatkan koordinasi otot, meningkatkan sintesis protein, dan membantu meningkatkan produksi testosteron alami." Madu mentah dapat membantu meningkatkan produksi alami hormon libido.

Maca

Maca sudah digunakan selama ribuan tahun untuk meningkatkan energi, menjaga keseimbangan hormon, dan membangkitkan gairah seks. Maca merupakan sayuran silangan yang tumbuh di pegunungan di Amerika Tengah seperti Peru. Sementara di Amerika Serikat, Maca dijual dalam bentuk suplemen bubuk. "Sejumlah penelitian menunjukkan, suplemen maca dapat meningkatkan hasrat seksual," catat Wendy Lord, ahli diet dan konsultan di Sensible Digs. Satu penelitian pada 2008 membuktikan, maca menurunkan risiko disfungsi seksual pada wanita pascamenopause.

Buah Beri

Sejumlah ahli mengatakan bahwa buah beri adalah rahasia untuk memiliki kehidupan seks yang lebih baik. Menurut Dr Markus Ploesser, psikiater integratif dan ahli umur panjang, buah beri --seperti stroberi dan rasberi-- mengandung seng, yang diperlukan untuk mengatur kadar hormon testosteron. "Bluberi mengandung flavonoid seperti anthocyanin dan proanthocyanidins, yang terbukti meningkatkan fungsi seksual," kata Elmardi.

Elmardi menyinggung satu studi yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine. Studi itu menemukan, individu yang banyak memakan bluberi meningkatkan aliran darah ke organ vital setelah tiga minggu. Jika darah ke organ vital meningkat, maka hal itu juga membantu rutinitas seks kita.

Saffron

Baca Juga: Harga Bawang Putih di Kota Blitar Hari Ini Lebih Mahal dari Tulungagung

Diyakini saffron berasal dan pertama kali dibudidayakan di Yunani. Namun, rempah-rempah ini juga ditemukan di banyak negara, seperti Iran, Maroko, dan India. "Bahan kimia yang ditemukan dalam saffron terbukti memperbaiki disfungsi ereksi pada pria dan meningkatkan lubrikasi (pelumasan) bagi wanita," jelas Lord. Dalam sebuah studi di tahun 2012, wanita dengan hasrat seksual yang rendah diberi 30 miligram saffron setiap hari selama empat minggu. Hasilnya, konsumsi saffron mengurangi rasa sakit akibat hubungan seks dan meningkatkan hasrat seksual dan lubrikasi organ vital, dibandingkan menggunakan plasebo.

Tiram

Tiram mengandung nutrisi yang diketahui dapat meningkatkan gairah seksual. Dituturkan Ploesser, tiram meningkatkan hormon dopamin, neurotransmitter yang meningkatkan libido. "Tiram adalah afrodisiak klise karena mengandung seng, yang diperlukan untuk produksi prolaktin pada wanita,” tambah Candela Valle, ahli gizi di MYHIXEL.

Semangka

Selain memiliki kandungan air tinggi dan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh, semangka juga bermanfaat bagi rutinitas seksual. "Semangka adalah salah satu makanan paling efektif yang mengandung asam amino citrulline yang membantu pembuluh darah untuk rileks dan meningkatkan gairah seks." Demikian kata Steve Theunissen, ahli gizi diet dan pelatih bersertifikat. Sekitar delapan persen kandungan dalam semangka berupa nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan seksual dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: Harga Bawang Putih di Kota Blitar Hari Ini Merangkak Naik, Segini Perkilogramnya

Kelabat atau Fenugreek

Fenugreek berasal dari India dan Afrika Utara dan ditemukan sekitar 6.000 tahun yang lalu. Baik biji dan daun hijau tanaman ini sudah digunakan sebagai bumbu makanan dan obat herbal untuk mengobati berbagai penyakit selama berabad-abad. Ternyata, tanaman ini juga meningkatkan kesehatan seksual. "Fenugreek mengandung bahan kimia yang memiliki sifat mirip dengan estrogen dan testosteron," ungkap Lord. "Studi yang melihat tingkat efektivitas fenugreek untuk meningkatkan hasrat seksual menunjukkan, fenugreek efektif untuk pria dan wanita."

Red Wine

"Red wine mengandung quercetin, yang mungkin memicu respons positif dalam dorongan seks," kata Dr Anderson, terapis seks dan hubungan. Ia mengutip studi di tahun 2009 yang dimuat dalam The Journal of Sexual Medicine, di mana meminum red wine 1-2 gelas sehari meningkatkan hasrat seksual dan lubrikasi pada wanita. "Para peneliti mencatat, minum lebih dari dua gelas anggur merah setiap hari atau menikmati jenis minuman beralkohol lainnya tidak menghasilkan manfaat yang sama."

Bawang Putih

Nutrisi yang terkandung dalam bawang putih bisa meningkatkan kehidupan seks dengan menurunkan kortisol. "Bawang putih mengandung senyawa allicin, yang membantu menurunkan kadar hormon yang dikenal sebagai kortisol secara alami," jelas Elmardi.
"Kortisol menekan sistem kekebalan dan juga menekan produksi alami testosteron." "Allicin di dalam bawang putih membantu menurunkan kortisol secara alami, dan menjaga kadar testosteron kita tetap stabil."

Alpukat

"Alpukat kaya akan vitamin E, antioksidan kuat yang terlibat dalam pelebaran pembuluh darah," kata Barbara Santini, psikolog serta penasihat seks dan hubungan. "Alhasil, kita mendapatkan suplai darah yang memadai ke berbagai bagian tubuh, termasuk organ kelamin."

Editor : Yoyok Ajar