Dianggap Melecehkan, Mahfudz: Salam Ke Pak Walikota Tarik Semua Saham dari PT SIER
Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz menganggap ketidak hadiran Dirut PT SIER dalam rapat pembahasan APBD 2025 dianggap melecehkan lembaga tertinggi DPRD Surabaya.
Padahal sebut legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, pembahasan APBD sangat penting untuk pemeriksaan 25% dari keseluruhan saham Pemkot Surabaya di PT SIER.
Baca Juga: Tanpa Kehadiran Eri Cahyadi, Paripurna Sahkan KBS Jadi Perumda Wajibkan Lelang Ulang Direksi
"PT SIER tidak sekali dua kali melecehkan lembaga DPRD, sudah beberapa kali pak dirut melecehkan kita, artinya pembahasan ini penting sebenarnya. Tapi dianggap tidak penting," sergah Mahfudz usai rapat di Komisi B, Senin (29/7).
Maka dari itu, dia mendesak Walikota Surabaya Eri Cahyadi mencabut saham Pemkot sebesar 25 persen dari PT SIER karena dianggap tidak menguntungkan.
Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas
Mahfudz meminta saham itu, dibagikan ke Bank UMKM dan Bank Jatim untuk menyelamatkan uang rakyat, apalagi sebut dia, PT SIER hanya anak perusahaan yang mana holdingnya itu danareksa yang bermasalah.
"Ambil saham itu, cabut itu dari PT SIER, berikan saham itu ke perusahaan-perusahaan BUMD yang sehat, ngapain ditaruh di BUMD yang tidak sehat." tukas Mahfudz.
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Dengan dicabutnya saham itu, lalu diberikan ke Bank UMKM dan BUMD lainnya, dia meyakini pemkot mendapatkan keuntungan dan deviden lebih tinggi dari PT SIER.
"Makanya saya sampaikan tadi di forum, Salam ke Pak Walikota, tarik semua sahamnya berikan saham itu ke Bank UMKM saja, banyak BUMD yang siap menerima dan potensial untuk mendapatkan keuntungan dan deviden, dan pasti lebih tinggi dari deviden yang diberikan oleh PT SIER," demikian Mahfudz. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat