Indonesia Tegaskan Komitmen Global untuk Perlindungan Anak
New York, JatimUPdate.id – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Meitri Citra Wardani, menegaskan komitmen Indonesia terhadap perlindungan dan kesejahteraan anak dalam pertemuan dengan Espiniella Pablo, Kepala Kantor Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kekerasan terhadap Anak (SRSG for Violence Against Children), di Markas PBB, New York.
Diskusi ini menyoroti pentingnya upaya kolektif global untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak. Meitri menegaskan bahwa Indonesia telah memiliki regulasi dan lembaga khusus yang mendukung perlindungan anak.
Baca Juga: M Frimainto Utomo Nahkodai DPD PKS Surabaya Periode 2025-2030
“Salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang memastikan hak-hak anak terpenuhi, mulai dari identitas hingga perlindungan dari kekerasan,” ujar Meitri di New York, Sabtu (14/12/2024) kemarin.
Meitri juga menyebut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak sebagai langkah konkret. “UU ini menaruh perhatian pada fase seribu hari pertama kehidupan sebagai fondasi generasi berkualitas, melalui pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, dan pencegahan stunting,” tambahnya.
Undang-undang ini, kata Meitri, sejalan dengan visi PBB dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak. “Undang-undang ini mendorong pelibatan lintas sektor pemerintah, masyarakat, dan lembaga internasional, untuk menciptakan lingkungan bebas kekerasan dan diskriminasi,” tegas Meitri.
Selain regulasi, Indonesia memiliki lembaga seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kedua lembaga ini memainkan peran penting dalam merumuskan kebijakan dan mengawasi implementasi perlindungan anak.
Baca Juga: Pelatihan Wirausaha Kreatif, Sampah Disulap Jadi Sumber Ekonomi
“KPAI bahkan telah memiliki jaringan hingga tingkat provinsi, kabupaten, kota, dan desa dengan nama Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD),” ujar Meitri.
Dalam pertemuan tersebut, Meitri menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk menangani kekerasan terhadap anak. “Kami berharap akan ada kerja sama konkret antara parlemen Indonesia dan SRSG for Violence Against Children untuk memperkuat aksi nyata dalam isu ini,” ungkapnya.
Meitri menegaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab domestik, tetapi juga kontribusi Indonesia terhadap upaya global menciptakan dunia yang ramah anak.
Baca Juga: Upacara HUT RI, PKS Surabaya Ingatkan Makna Kemerdekaan dan Kesejahteraan
“Melalui komitmen berkelanjutan dan kerja sama internasional, Indonesia bertekad menciptakan dunia yang lebih aman dan layak bagi anak-anak,” ujarnya.
Dengan langkah nyata, seperti regulasi dan kerja sama global, Meitri optimistis anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang optimal.
“Anak-anak harus menjadi generasi yang membawa perubahan positif, baik bagi Indonesia maupun dunia,” pungkas Meitri (*).
Editor : Redaksi