Presiden Prabowo Akan Bentuk Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Desa Di Indonedia

Reporter : Deki Umamun Rois
Menko Pangan Zulkifli Hasan Didampingi Menteri Desa PDT Yandri Susanto, Menteri Koperasi Budi Arie, Kepala Badan Pangan Nasional saat jumpa pers terkait pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, seusai Ratas Kabinet Merah Putih Senin (03/03/2025). (Foto Rumb

Jakarta, JatimUPdate.id : Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan kebijakan baru untuk memerintahkan kepada Kementrian terkait guna melakukan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KopDes Merah Putih) di seluruh desa yang ada di Indonesia yang jumlahnya mencapai 75.264 desa.

Pementukan Koperasi Desa Merah Putih ini rencananya akan menggunakan dana desa dengan tujuan untuk membentuk pusat perekonomian di setiap desa di Indonesia.

Baca juga: Mendes Dorong Pertumbuhan Kopdes, Minimarket Diminta Stop Ekspansi

Keputusan ini diambil setelah Presiden Prabowo mengadakan rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, (3/03/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa koperasi ini akan didanai melalui Dana Desa yang tersedia.

Lebih jauh Zulhas, panggilan akrab Zulkifli Hasan itu menjelaskan, “Satu yang diputuskan yaitu dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih, jadi disingkat Kop Des Merah Putih. Nah itu akan dibangun di 70.000rdesa," kata Zulhas saat jumpa pers seusai Ratas Kabinet Merah Putih, Senin (03/03/2025).

Lebih detail Zulhas menambahkan, koperasi ini diperkirakan akan mengeluarkan anggaran antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar per desa, dengan alokasi Rp1 miliar per tahun dari Dana Desa selama lima tahun.

Lebih lanjut, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) juga akan berkontribusi dalam pendanaan koperasi melalui skema cicilan yang berdurasi antara tiga hingga lima tahun. Pendanaan ini bertujuan untuk memastikan koperasi dapat beroperasi secara optimal sejak awal.

Zulhas berharap koperasi ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi di desa, serta berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penyaluran hasil pertanian masyarakat.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Tak Ganggu Pembangunan Desa

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa implementasi Kop Des Merah Putih akan dilakukan melalui tiga pendekatan utama, meskipun ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pendekatan tersebut.

Menkop juga mengungkap bahwa ada sekitar 64.000 kelompok tani yang siap bertransformasi menjadi koperasi, guna memperbaiki sistem pertanian dan distribusi pangan di desa.

Budi Arie menegaskan, “Jadi ada tiga model. Pertama, membangun koperasi baru. Kedua, merevitalisasi koperasi yang sudah ada. Ketiga, membangun dan mengembangkan.”

Budi Arie berharap koperasi ini dapat memutus mata rantai distribusi barang yang selama ini merugikan baik produsen maupun konsumen, sehingga harga barang dapat lebih terjangkau di masyarakat.

Baca juga: Desa Kesulitan Lahan untuk KDMP, Pemerintah Siapkan Regulasi

Mendes Akan Keluarkan Permendes Kopdes Merah Putih

Disisi lain, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan kebijakan ini akan didukung dengan revisi regulasi terkait penggunaan dana desa.

Selanjutnya Yandri juga menekankan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah untuk memastikan desa-desa berkembang dan memiliki fondasi ekonomi yang kuat.

“Fokusnya kepada Koperasi Desa Merah Putih, ujungnya sama semangatnya, bagaimana suasana pangan, bagaimana yang lain-lain. Inti pokoknya desa semua maju, desa semua berkembang dengan baik. Kita akan bangun desa, bangun Indonesia,” kata Yandri. (dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru