Pemulihan Infrastruktur dan Bantuan Logistik di Desa Sumber Salak Bondowoso Terus Dilakukan

Reporter : M Aris Effendi
Suasana kerja bakti warga dan tim BPBD Bondowoso terhadap pemulihan kondisi di wilayah terdampak banjir bandang.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id,- Banjir bandang yang melanda Desa Sumber Salak, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, pada Rabu malam (12/3/2025), mengakibatkan kerusakan material yang cukup signifikan.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Sejumlah rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur desa rusak diterjang air deras.

Dampak dari bencana ini antara lain rusaknya Madrasah Al-Ikhlas dengan kerusakan ringan, jembatan kampung yang putus, serta beberapa kendaraan roda dua milik warga yang terbawa arus namun sudah ditemukan kembali.

Selain itu, bronjong sepanjang hampir 500 meter juga terputus, sementara sekitar 20 hektare lahan pertanian warga terdampak banjir.

"Selain itu, jaringan air bersih di RT 03 RW 01 Desa Sumber Salak juga terputus, dan tiga rumah mengalami kerusakan ringan," kata Sigit Purnomo, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Kamis (13/3).

Bantuan Logistik Dibutuhkan Segera

Sigit mengungkapkan bahwa warga yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan logistik, khususnya peralatan untuk membersihkan material banjir yang menutup akses jalan dan rumah.

Tidak hanya itu, pasokan air bersih juga menjadi kebutuhan mendesak akibat terputusnya saluran pipanisasi.

"Tim kami sedang melakukan assessment di lapangan dan langsung memberikan bantuan. Penanganan rumah-rumah terdampak juga telah dimulai. Kami optimistis penanganan ini sudah mencapai 60 persen di hari pertama," ujar Sigit.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, BPBD Bondowoso juga telah membersihkan material banjir di Dusun Salak Satu, RT 02, dengan progres pembersihan mencapai 85 persen.

Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Warga yang terdampak bergotong-royong menggunakan mesin semprot, cangkul, dan sekop untuk membersihkan sisa-sisa material.

Bantuan untuk Pemulihan dan Kerja Bakti

Dalam upaya pemulihan, BPBD sudah menyalurkan 100 dos air mineral untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Selain itu, bantuan logistik berupa peralatan bersih-bersih juga telah disalurkan.

Pihaknya juga berencana menggelar kerja bakti untuk membersihkan lingkungan pasca-banjir, dengan fokus utama di Desa Sumber Salak.

"Bantuan sembako, family kit, dan perlengkapan lainnya juga akan segera dikirimkan kepada warga yang terdampak," tambah Sigit.

Waspada Terhadap Curah Hujan yang Masih Tinggi

Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

Meski kondisi di lapangan mulai terkendali, Sigit tetap mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Curahdami.

"Dengan kondisi alam yang masih berpotensi menyebabkan bencana, kewaspadaan tetap harus dijaga," pungkasnya.

Desa Sumber Salak, yang berada di kaki Gunung Argopuro, memang rawan terhadap bencana alam semacam ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa Plt Kepala Dinas BSBK bersama jajarannya turut serta dalam mengakomodasi kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh bencana ini.

Melalui kerjasama antara pemerintah, BPBD, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru