DPRD Sidoarjo Kuliti LKPJ 2025, Soroti Birokrasi hingga Tingginya Anak Tidak Sekolah
Sidoarjo, JatimUPdate.id - DPRD Kabupaten Sidoarjo memberikan sorotan tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Sejumlah catatan strategis disampaikan, mulai dari reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik, hingga optimalisasi pendapatan daerah (PAD).
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD, Kamis (16/4/2026).
Rapat dihadiri Bupati Subandi dan pimpinan serta anggota dewan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta perwakilan instansi.
Juru bicara DPRD Sidoarjo, Muhammad Rojik, menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, birokrasi yang efektif, transparan, dan profesional menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Rekomendasi DPRD ini merupakan wujud nyata fungsi pengawasan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rojik.
Salah satu sorotan utama DPRD adalah layanan administrasi pemerintahan yang dinilai masih perlu ditingkatkan agar lebih cepat, tepat, dan profesional.
Untuk itu, Bagian Organisasi diminta melakukan evaluasi terhadap struktur organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Selain itu, peningkatan kualitas layanan keprotokolan dan komunikasi pimpinan juga menjadi perhatian.
DPRD menilai, peran tersebut sangat penting dalam mendukung efektivitas kerja kepala daerah dan koordinasi lintas instansi.
Di lingkungan internal legislatif, Sekretariat DPRD juga didorong untuk meningkatkan kualitas dukungan administratif dan teknis.
Penguatan sistem berbasis elektronik dinilai penting guna menunjang fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal.
DPRD juga menyoroti lemahnya konsistensi antara perencanaan dan penganggaran daerah.
Sinkronisasi antara dokumen perencanaan seperti RKPD, KUA-PPAS hingga APBD harus diperketat agar tidak terjadi deviasi dalam implementasi program.
Pada sektor keuangan, DPRD mendorong Pemkab Sidoarjo untuk lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat.
Strategi intensifikasi dan ekstensifikasi dinilai perlu dioptimalkan agar potensi daerah dapat tergarap maksimal.
Dalam aspek kepegawaian, penerapan sistem merit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi penekanan penting.
DPRD meminta agar proses mutasi, promosi, hingga distribusi pegawai dilakukan secara objektif dan transparan demi meningkatkan kualitas layanan publik.
Tak hanya itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan fungsi penelitian dan pengembangan (litbang) sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis data.
Sementara itu, Inspektorat diminta meningkatkan kualitas pengawasan agar setiap temuan dapat ditindaklanjuti secara tuntas.
Di sektor pendidikan, DPRD menyoroti masih adanya angka anak tidak sekolah yang perlu segera ditangani secara serius.
Sementara di bidang kesehatan, pembangunan dua puskesmas baru diharapkan segera direalisasikan dengan koordinasi lintas OPD, termasuk dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), agar target RPJMD dapat tercapai.
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya penguatan peran kecamatan dalam menjaga stabilitas wilayah, termasuk melalui peningkatan wawasan kebangsaan dan deteksi dini potensi konflik sosial melalui sinergi lintas sektor.
Rojik menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kolaborasi yang solid antara legislatif dan eksekutif.
“Sinergi yang kuat menjadi kunci agar pembangunan berjalan optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD.
Ia mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan seluruh OPD untuk segera mengambil langkah konkret.
“Seluruh rekomendasi akan kami tindak lanjuti secara serius dan bertanggung jawab demi perbaikan kinerja pemerintahan ke depan,” pungkasnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat