Anak SD Bondowoso Bakal Belajar Topeng Kona hingga Kopi Lokal, Dispendik Susun Buku Bermuatan Kearifan Lokal

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Kadisdik Bondowoso Taufan Restuanto memberikan Arahan dalam Bimtek Penyusunan Buku Pegangan Murid Bermuatan Kearifan Lokal untuk siswa SD tahun ajaran 2026/2027.
Kadisdik Bondowoso Taufan Restuanto memberikan Arahan dalam Bimtek Penyusunan Buku Pegangan Murid Bermuatan Kearifan Lokal untuk siswa SD tahun ajaran 2026/2027.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa Sekolah Dasar (SD) di Bondowoso akan belajar lebih dekat dengan daerahnya sendiri.

Topeng Kona, Singo Ulung, destinasi wisata, hingga kopi khas Bondowoso akan masuk ke dalam buku pegangan murid yang tengah disusun Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso.

Buku tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, yakni menghubungkan materi pelajaran dengan lingkungan yang akrab dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Melalui pendekatan itu, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mengenal budaya, potensi, dan identitas daerahnya sejak dini.

Langkah awal penyusunan buku dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Buku Murid Bermuatan Kearifan Lokal Kabupaten Bondowoso yang digelar pada Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru yang tergabung dalam tim penulis buku.

Kepala Dispendik Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan buku pegangan murid untuk tahun ajaran 2026/2027 memang dirancang untuk memasukkan berbagai unsur kearifan lokal ke dalam materi pembelajaran.

“Buku pegangan murid untuk tahun ajaran 2026/2027 ini salah satu tujuannya adalah memasukkan muatan atau kearifan lokal Kabupaten Bondowoso ke dalam materi pembelajaran. Jadi contoh-contoh yang digunakan dalam pelajaran maupun pembahasan topik tertentu diambil dari lingkungan yang dekat dengan siswa,” ujarnya.

Menurut Taufan, berbagai kekayaan daerah akan diintegrasikan ke dalam sejumlah mata pelajaran.

Pada materi seni dan budaya, misalnya, siswa akan diperkenalkan dengan kesenian khas Bondowoso seperti Topeng Kona, Singo Ulung, serta berbagai warisan budaya lokal lainnya.

Sementara pada materi yang berkaitan dengan pariwisata, siswa akan diajak mengenal destinasi wisata unggulan yang dimiliki Bondowoso.

Adapun pada pembahasan mengenai mata pencaharian masyarakat, buku tersebut akan mengangkat komoditas unggulan daerah seperti kopi, padi, dan jagung yang selama ini menjadi bagian penting kehidupan ekonomi masyarakat.

“Ketika berbicara tentang seni, kita memperkenalkan seni yang ada di Bondowoso. Saat membahas tempat wisata, kita menggunakan contoh wisata yang ada di Bondowoso. Begitu juga ketika membahas mata pencaharian, kita berbicara tentang kopi, padi, dan jagung yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bondowoso,” katanya.

Ia menilai pembelajaran yang berangkat dari lingkungan sekitar akan membuat materi lebih mudah dipahami karena dekat dengan pengalaman nyata peserta didik.

Di sisi lain, pendekatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerahnya sendiri.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, pengenalan budaya lokal melalui dunia pendidikan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga identitas daerah sekaligus melestarikan warisan budaya yang dimiliki Bondowoso.

Karena itu, sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai, karakter, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Harapannya anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mengenal dan mencintai daerahnya sendiri,” imbuh Taufan.

Melalui buku pegangan murid bermuatan kearifan lokal tersebut, Dispendik Bondowoso berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, memahami akar budayanya, bangga terhadap daerahnya, serta mampu menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengembangkan kekayaan Bondowoso di masa depan. (ries/yh)