PW Ansor Jatim: Jawa Timur Darurat Narkoba

Reporter : Deki Umamun Rois
Pembukaan FGD “Peta Gerakan Narkoba di Jawa Timur: Pola Jaringan dan Strategi Pencegahan” yang berlangsung di Mini Blok Office Kota Malang, pada Senin 17 Maret 2025.

 

Malang, JatimUPdate.id  - Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jatim menyatakan bahwa Jawa Timur darurat narkoba.

Baca juga: Kasus Tambang Ilegal Asta Tinggi Tak Boleh Berhenti di Dua Tersangka, PW Ansor Jatim Minta Polda Usut Tuntas

Berdasarkan data BNN Provinsi Jatim tercatat setiap tahun jumlah kasus narkoba di Jawa Timur tertinggi kedua se-Indonesia dengan jumlah 5.000-6.000 kasus.

“Jatim sedang darurat narkoba,” kata Wakil Ketua Departemen Kesehatan dan Anti Narkoba Abdul Ghoni, dalam Pembukaan FGD “Peta Gerakan Narkoba di Jawa Timur: Pola Jaringan dan Strategi Pencegahan” yang berlangsung di Mini Blok Office Kota Malang, pada Senin 17 Maret 2025.

Baca juga: Ansor Jatim Sebut Menteri Pertanian Berhasil Bawa Indonesia Menuju Kedaulatan Pangan

Dia menegaskan, pemerintah harus serius dalam memerangi terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di bumi Majapahit.

“Ansor memiliki kader sampaik tingkat RT, memberikan laporan terkait maraknya peredaran narkoba,” ungkapnya.

Baca juga: Peringati Harlah Ansor ke 92 Tahun 2026, Ansor Plumbungan Fokus Bidang Kemandirian dan Ekonomi Organisasi

Lebih lanjut, Ghoni menyebutkan untuk memerangi peredaran narkoba ini diperlukan sinergitas dari semua pihak.

“Ancaman narkoba harus menjadi perhatian serius. Karena secara nyata, ancaman narkoba dapat melemahkan sendi-sendi bangsa, bahkan mampu melenyapkan generasi muda suatu bangsa,” ujarnya. (dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru