Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma atau yang akrab dipanggil Bro Will mendorong pembangunan SMP Negeri di tahun 2026 mengacu pada perkembangan wilayah dan kebutuhan zonasi pendidikan yang lebih merata.
Ia menegaskan penentuan lokasi sekolah tidak bisa sembarangan. Pemetaan wilayah menjadi hal penting agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Ajeng: Aplikasi SPMB Jangan Menyulitkan Wali Murid, Sekolah Swasta Harus Dilibatkan
"Harus lihat petanya dulu ya, karena nanti di 2026 apakah ada pengembangan wilayah lagi atau ada perpindahan? Surabaya ini kan dinamis banget, jadi harus dilihat dulu wilayah mana yang memang benar-benar butuh SMP Negeri lagi," kata Bro Will, Jum'at (4/4).
Bro Will berharap, pembangunan sekolah di tahun mendatang bisa menyasar kecamatan atau kelurahan yang hingga kini belum memiliki SMP Negeri.
Dengan begitu, ia meyakini sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak lagi menjadi masalah.
Baca juga: Komisi C Parkir Digital Harus Jalan, Skema 60:40 Persen Dianggap Adil
"Ya, harusnya begitu. Jadi 2026 paling enggak kalau mau bangun, ya di kecamatan atau kelurahan yang belum ada sekolah negerinya," tegasnya.
Sebelumnya, Pemkot Surabaya berencana membangun tiga SMP Negeri di tahun 2025, yakni di Waru Gunung, Medokan Ayu, dan Tambak Wedi. Namun dari lima rencana pembangunan, dua di antaranya tertunda karena terkendala lahan.
Baca juga: Pansus Raperda Rusun Komersil Dijadwalkan Tuntas Mei, Progres 70 Persen
Bro Will menambahkan, Kendati pembangunan sekolah terus dilakukan, evaluasi terhadap persebaran SMP Negeri di seluruh Surabaya harus tetap berjalan secara berkala.
"Jangan sampai sekolah sudah dibangun, tapi zonasinya tetap jadi masalah karena tidak menyasar wilayah yang benar-benar butuh," demikian William Wirakusuma. (Roy).
Editor : Miftahul Rachman