Perkuat Budaya Keselamatan, Safety Briefing Bukan Sekadar Rutinitas Tapi Budaya.

Reporter : Ibrahim
Toolbox Meeting bertajuk “Safety Briefing, Langkah Awal dalam Setiap Operasi Pelabuhan yang Aman”.

Surabaya, JatimUPdate.id : Keselamatan kerja bukan hanya sebuah prosedur operasional, melainkan nilai fundamental yang harus tertanam kuat dalam setiap gerak langkah insan pelabuhan. Komitmen inilah yang kembali ditegaskan oleh PT Pelindo Multi Terminal salah satu Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), melalui pelaksanaan Toolbox Meeting bertajuk “Safety Briefing, Langkah Awal dalam Setiap Operasi Pelabuhan yang Aman”.

Diselenggarakan secara virtual dan serentak di seluruh wilayah operasional PT Pelindo Multi Terminal Group di Indonesia, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Edi Priyanto, Direktur SDM PT Pelindo Multi Terminal, serta dihadiri oleh jajaran Direksi Anak Perusahaan, Branch Manager, dan para senior leaders dari seluruh pelabuhan di Indonesia.

Baca juga: Dewan K3 Jatim Luncurkan Kompetisi Nasional K3 2026

Hal ini menjadi bukti bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif, yang dimulai dari komitmen pimpinan tertinggi organisasi.

“Budaya K3 tidak lahir dari slogan atau instruksi semata, tapi dari teladan, konsistensi, dan kebiasaan. Safety Briefing bukan sekadar pembuka kegiatan, melainkan ajakan untuk hadir sepenuhnya dengan kesadaran atas risiko dan kesiapan menghadapi potensi bahaya,” ujar Edi Priyanto.

Dalam sesi ini, turut disampaikan praktik baik yang disampaikan oleh Muh. Djunaedhy, Branch Manager Terminal Jamrud Nilam Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak. Ia memaparkan pemanfaatan aplikasi Safety Briefing sebagai alat bantu digital yang memastikan proses briefing dilakukan secara sistematis, terdokumentasi, dan dapat dipantau. Praktik ini mencerminkan bagaimana teknologi diintegrasikan untuk mendukung pembentukan budaya kerja yang lebih adaptif dan akuntabel.

Baca juga: Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo Jadi Rujukan Smart City Malaysia

Kegiatan ini juga memperkuat kembali penerapan Corporate Life Saving Rules (CLSR) yaitu seperangkat aturan keselamatan inti yang menjadi pondasi budaya K3 di lingkungan Pelabuhan. CLSR bukan hanya daftar larangan atau anjuran, melainkan cerminan komitmen untuk melindungi setiap nyawa yang terlibat dalam operasional pelabuhan.

“Safety Briefing harus menjadi ritual budaya kerja, bukan hanya formalitas administratif. Mindset aman dan perilaku bertanggung jawab perlu dibangun dari rutinitas yang dijalankan dengan kesungguhan,” tambah Edi.

Baca juga: Pelindo Regional 3 Raih Penghargaan Zero Accident dari Gubernur Jawa Timur 

Melalui kegiatan ini, Manajemen PT Pelindo Multi Terminal menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan hanya milik tim Safety (HSSE), melainkan bagian dari core values yang harus dijunjung oleh seluruh elemen organisasi. Pembudayaan K3 hanya akan berhasil jika seluruh insan pelabuhan menjadikan keselamatan sebagai identitas diri dan bagian tak terpisahkan dari keseharian kerja mereka.

Toolbox Meeting ini menjadi bukti bahwa Pelindo tidak hanya mengelola pelabuhan, tetapi juga membangun ekosistem kerja yang sehat, selamat, dan berkelanjutan. Di tengah dunia yang bergerak cepat, satu prinsip yang tidak boleh berubah, komitmen terhadap keselamatan manusia adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar. (roy/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru