Wajak, Malang, JatimUPdate.id : Tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Wajak Kabupaten Malang dengan bangga memastikan bahwa seluruh desa di wilayahnya yang berjumlah 13 desa pada Senin, (5/05/2025) telah mendirikan Koperasi Desa Merah Putih seluruhnya.
"InsyaAllah Besok, Senin [05/05/2025] 13 Desa di Kecamatan Wajak, berkat dukungan dan support semua pihak akan berdiri lengkap 13 unit Koperasi Desa Merah Putih, sehingga harapan besar akan kemajuan dan kemandirian ekonomi desa-desa di Wajak semakin tergambar jelas," kata Koordinator Kecamatan TPP Wajak, Mohammad Fathur kepada Redaksi JatimUPdate.id, Minggu Sore (04/05/2025).
Baca juga: Mendes Dorong Pertumbuhan Kopdes, Minimarket Diminta Stop Ekspansi
Fathur merasa bangga karena kecamatan Wajak mengukir tonggak sejarah pendirian Koperasi Desa Merah Putih di Tlatah Kabupaten Malang.
"Alhamdulillah, pada Kamis [17/04/2025], sejarah besar terukir di bumi Kecamatan Wajak, tepatnya di Desa Wonoayu, yang mana tercatat sebagai Koperasi Desa Merah Putih pertama di bumi Kadipaten Malang ini," kata pria berpenampilan kalem yang sangat dihormati oleh rekan-rekan pendamping desa di Kecamatan Wajak itu.
Fathur secara khusus menghaturkan terima kasih untuk semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan serta kerjasamanya sehingga semua desa di Kecamatan Wajak bisa mendirikan Kopdes Merah Putih.
"Maturnuwun kagem Pak Bupati, Bu Wabub, Pak Tito Fibrianto Hadi, Kadis Koperasi Kab. Malang yang sangat perhatian terhadap desa-desa di Kecamatan Wajak. Pak Hendra Tri Tjahjono selaku Camat Wajak bersama staf yang selalu melibatkan TPP dengan dukungan penuh Pemdes-Pemdes bahu-membahu menuntaskan Inpres 9 tahun 2025. Tak lupa Pak Danramil bersama aparat Babinsa dan Pak Kapolsek bersama seluruh staf Babinkabtibmas yang juga tiada lelah mendukung pendirian Kopdes Merah Putih," ungkap Fathur.
Lebih jauh Fathur selaku Korcam TPP Wajak mengucapkan terima kasih atas support besar dari tim TPP Wajak ysng telah menunjukkan soliditas dan kerjasamanya.
"Maturnuwun kagem Mbak Dewi [PD], Mas Holiq [PD], Mas Iwan [PLD], Mbak Sila [PLD] dan Mbak Sriwiji [PLD], Gusti Allah ingkang Balas. Yang jelas You Are The Best Team," kata Fathur.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Tak Ganggu Pembangunan Desa
Khusus untuk Kades Wonoayu, kata Fathur, pihaknya memberikan apresiasi karena berkenan dengan berani untuk menjadi yang pertama melakukan musdesus di Wajak dan di Kabupaten Malang.
"Karena keberanian Bu Kades Wina Nurnama ini yang membuat kades-kades lain di Wajak dan di kecamatan lainnya menjadi bersemangat mendirikan Kopdes Merah Putih," kata Fathur.
Secara khusus, lanjut Fathur, konon ada cerita, atas keberanian Desa Wonoayu Kecamatan Wajak dalam pendirian Koperasi Desa Merah Putih.
"Infonya, pada 20 Maret 2025, Bu Kades ada pertemuan di Aula PWI Jatim bersama 70 an Kades se Jawa Timur. Di sana Bu Kades mendapat penjelasan langsung dari sejumlah pihak termasuk dari Tim Peneliti Sygma Research And Consulting yang tengah meriset RM Margono Djojohadikusumo, Kakek Pak Presiden Prabowo yang juga perintis Koperasi di era Hindia Belanda. Bahkan diceritakan bahwa di Malang tahun 1932 telah ada Koperasi yang beranggota banyak bernama Toemapel dengan 56 koperasi primer telah beroperasi di Kabupaten Malang," tegas Fathur.
Baca juga: Desa Kesulitan Lahan untuk KDMP, Pemerintah Siapkan Regulasi
Mengharapkan jejak sejarah RM Margono bisa menginspirasi itulah, kata Fathur, Kades Wonoayu semakin bersemangat dalam pendirian Koperasi Desa Merah Putih.
Kades Wonoayu, Wina Nurnama membenarkan bahwa dirinya bersama 70 Kades pada 20 Maret 2025 pernah melakukan diskusi publik di Surabaya guna mencari tahu dan bagaiman nasib BUMDesa ketika Koperasi Desa Merah Putih berdiri.
"Alhamdulillah di Aula PWI Jatim itulah sejumlah data dan fakta terurai, bahwa BUMDesa dan Koperasi Desa Meraj Putih akan berkolaborasi dan bersinergi dalam memajukan dan memandirikan ekonomi warga desa. Jadi terinspirasi dengan kegigihan Bapak RM Margono yang sempat hidup di Malang guna membersamai Koperasi-Koperasi di Malang era itu, kita generasi penerusnya mesti lebih semangat," kata Wina kepada Redaksi JatimUPdate.id pada Minggu Sore (04/05/2025). (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat