Dr. Ali Mufhti: Energi Otentik dari Bumi Reog untuk Jawa Timur

Reporter : Redaksi
Dr Ai Mufti saat masih menjadi Ketua DPRD Ponorogo

Oleh : Agus Andi Subroto (Mister AAS)

Pemerhati Masalah Pendidikan, Sosial, Budaya, Ekonomi dan Politik

Baca juga: Zulfikar Arse Sadikin Menyerap Aspirasi P3K, Honorer, dan Guru Swasta: Siap Perjuangkan Hak Mereka

 

Surabaya, JatimUPdate.id : “Manusia unggul bukan dilahirkan dari panggung besar, tapi dari jam terbang panjang dan ketulusan yang tak pernah padam.”

Pagi ini sepertinya dimulai dengan sebuah jamuan futuristik dari semesta! Layak ditulis sebagai penyemangat bagi generasi muda, khususnya di Jawa Timur, dan Indonesia pada umumnya.

Apa menunya?

Mari kita lanjutkan membaca sebuah tulisan bercengkok naratif tentang seorang sosok yang menginspirasi.

Namanya Dr. Ali Mufhti—putra daerah Ponorogo, anggota Fraksi Golkar DPR RI—yang pagi ini menjadi magnet penulisan saya, setelah membaca kabar yang cukup membakar semangat.

Sebuah tautan berita yang dibagikan oleh rekan di grup WhatsApp organisasi KAHMI Jatim, langsung saya klik dan baca dengan saksama. Subhanallah, dalam berita tersebut disebutkan bahwa mantan Ketua DPRD Ponorogo ini sangat kuat disebut-sebut akan terpilih secara aklamasi dalam Musda Golkar mendatang. Seluruh DPD tampaknya memberikan kepercayaan penuh kepada tokoh muda dari Bumi Reog ini.

Sebagai kolega yang mengenalnya, meskipun tidak begitu dekat, saya merasa terdorong untuk menulis tentang kiprah beliau—tentu setelah saya mengantongi izin melalui pesan pribadi.

Baca juga: Akhir Penantian Honorer Bondowoso, 4.502 SK PPPK Paruh Waktu Segera Diserahkan

Mas Ali, begitu saya menyapanya. Sosok yang karismatik dan otentik, dengan pemikiran tajam untuk membangun organisasi. Kalimat bisa dirangkai siapa saja, namun energi, vibrasi, dan frekuensi seseorang—itulah buah dari jam terbang tinggi yang tidak bisa dimanipulasi. Ia telah melewati pasang surut, mengarungi lanskap organisasi dengan tekun dan konsisten.

Bahkan dalam buku perdana saya, Urip Iku Urup, nama beliau hadir memberi testimoni. Diktum bahwa setiap mahasiswa harus belajar kehidupan, komunikasi, membangun silaturahmi, serta menghargai sesama manusia—semuanya tercermin nyata dalam sosok Dr. Ali Mufhti.

Saya membayangkan Musda Golkar Jatim mendatang akan menjadi panggung bersinarnya beliau. Saya menyaksikan semangat itu, gerak itu, dan kontribusi itu sejak lama.

Bergeraklah terus. Belajarlah terus. Bertumbuhlah terus. Berkaryalah terus. Jangan tanyakan apa yang didapat, biarkan Allah SWT menjadi pengadil paling adil atas semua jerih payah kita. Dari pengamatan saya, inilah prinsip hidup yang diyakini oleh Dr. Ali Mufhti.

Sebagai sesama pegiat organisasi sejak masa OSIS, senat kampus, hingga jenjang kaderisasi ekstra kampus—dari LK 1 hingga LK 3 serta pegiat organisasi KAHMI di Jatim dan Nasional—saya merasa terpanggil untuk mendukung dari Surabaya, Bumi Pahlawan.

Baca juga: Pemkab Bondowoso Tegaskan Honorer Tak Dirumahkan, Golkar Bondowoso Apresiasi Kebijakan Bupati

Saya berdoa, semoga Allah SWT merestui dan memudahkan langkah Mas Ali. Semoga saat forum Musda mengetuk palu keputusan, amanah itu jatuh ke pundak beliau.

Narasi kecil ini adalah bentuk dukungan, bukan hanya kepada pribadi Mas Ali, tapi kepada nilai-nilai yang beliau usung: rendah hati, santun, dan selalu mendorong kader-kader organisasi untuk tampil dan berkontribusi terbaik demi kejayaan bersama.

Karena sejatinya, kita semua hanyalah sak dermo wayang, manut titahe Sang Dalang.

Nuwun.????????????????????


Salam hangat dan hormat,
Dr. Agus Andi Subroto (Mister AAS)
Warkop Karmen Surabaya,
9 Mei 2025???????? (rilis/red)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru