Surabaya, JatimUPdate.id - Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mochamad Machmud pesimis target PAD Surabaya Rp 12,1 T tidak akan tercapai.
"Kami pesimis PAD Pemkot Surabaya yang ditarget Rp12,1 T tidak bakal tercapai." kata Machmud, Rabu (14/5)
Baca juga: Pemkot Surabaya Uji Coba Portal Perlinsos, Zuhro: Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Pasalnya sebut elit Partai Demokrat tersebut banyak organisasi perangkat daerah (OPD) realisasi pendapatannya belum memuaskan, utamanya RS Surabaya Timur atau RSUD Eka Candrarini.
"Jadi 2025 targetnya Rp12,1 triliun, diantaranya ada pendapatan dari rumah sakit daerah Eka Chandrarini ini, yang pasti tidak akan tercapai, sehingga akan mempengaruhi performa keuangan perolehan dari PAD pemkot." tambahnya.
Machmud mengganggap, target RSUD Eka Candrarini sebesar Rp105 miliar salah kaprah.
Baca juga: Komisi B DPRD Surabaya Minta Penertiban PKL Kawasan Genteng Tak Tebang Pilih
Menurutnya, sebagai rumah sakit yang baru beroperasi harus dikaji terlebih dahulu berapa potensi pendapatannya
"Karena menurut saya ini adalah keliru, menetapkan target yang keliru, tidak sama atau tidak sebanding dengan potensi yang asli." urai dia.
Maka dari itu, dia menekankan target pendapatan RSUD Eka Candrarini harus di evaluasi saat pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK).
Baca juga: Anas Karno Santuni Keluarga Thomas, Minta Kasus Dugaan Penganiayaan Diusut Tuntas
Dari sudut pandang nya, evaluasi tersebut perlu dilakukan karena target RSUD Eka Candrarini belum sangat minim atau maksimal.
"Ini harusnya ada revisi pada saatnya PAK nanti, ya realistis saja, kalau memang belum maksimal ya jangan dikasih target yang maksimal, saya enggak tahu ya ini siapa yang ngasih taget," demikian Mochamad Machmud. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat