Sidoarjo, JatimUPdate.id - Program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Sidoarjo terus digencarkan. Kali ini, giliran rumah Munawaroh, warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo yang akan segera diperbaiki oleh Pemkab Sidoarjo.
Baca juga: Sidak RTLH di Sedati, Bupati Sidoarjo Pastikan Rumah Warga Segera Diperbaiki
Program perbaikan RTLH ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu, sekaligus langkah konkret mewujudkan hunian layak bagi seluruh warga Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo H. Subandi memastikan bahwa perbaikan rumah Munawaroh akan dimulai pada Rabu (14/5). Kepastian itu disampaikannya langsung saat mengunjungi rumah Munawaroh pada Minggu (11/5).
“Atapnya dibenahi semuanya, plavonnya juga, jambannya dibenahi biar panjenengan wudhu sekeco,” kata Subandi kepada Munawaroh saat meninjau langsung kondisi rumahnya.
Munawaroh diketahui tinggal di rumah tidak layak huni. Subandi menegaskan bahwa RTLH menjadi prioritas utama pemerintahannya. Ia bahkan berkomitmen untuk keliling mendatangi langsung warga yang tinggal dalam kondisi memprihatinkan.
Usai dari rumah Munawaroh, Bupati Subandi melanjutkan kunjungan ke rumah Sunapi di Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo. Rumah Sunapi yang masih berdinding bambu juga masuk daftar perbaikan dalam waktu dekat.
“Ini tadi atapnya tidak layak, kamarnya juga tidak ada, ini nanti biar diperbaiki semua, inshaallah hari Sabtu diperbaiki,” ujarnya.
Tak hanya itu, Subandi juga berjanji akan membelikan lemari pakaian untuk Bu Sunapi. Ia berharap, masyarakat juga bisa ikut peduli terhadap tetangga dan warga sekitar yang membutuhkan.
“Nanti nek wes mari taktukokno lemari,” kata Subandi yang langsung disambut ucapan amiin dari Sunapi.
Selain itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi Kunjungi Iswahyudi (55) warga Pucang Anom Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo tidak henti-hentinya mengucapkan syukur. Rumahnya yang sudah hancur akan diperbaiki oleh Bupati Sidoarjo Subandi melalui Baznas Sidoarjo.
Rumah Iswahyudi sangat memprihatinkan, gentengnya ambruk. tembok hampir roboh. Tidak bisa ditinggali. Kondisi seperti itu sudah terjadi sejak tiga tahun lalu.
Akibat kondisi itu, dia bersama keluarganya selama ini terpaksa numpang tinggal di rumah mertuanya yang berada di sebelah rumahnya yang sudah mau roboh itu.
“Ya, rusaknya sudah dari tiga tahun lalu, dan semakin hari semakin parah,” katanya saat ditemui usai bertemu Bupati Sidoarjo Subandi.
Dia mengaku tidak mampu jika harus membenahi sendiri. Sebab bapak enam orang anak ini kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan.
Penghasilan yang didapat hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan anak-anaknya. Ada tiga anaknya masih sekolah, satu sudah bekerja dan dua berkeluarga.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Minta Perbaikan Jalan Rusak Dikebut, Kecamatan dan PUBMSDA Diminta Bergerak Serentak
“Alhamdulillah, ada pak bupati yang mau membantu perbaiki rumah ini. Terimakasih sudah dapat bantuan,” ungkapnya.
Bupati Sidoarjo, Subandi menceritakan bahwa saat menghadiri acara Antartika Fair di Alun-alun Sidoarjo kemarin, pihaknya mendapat laporan dari siswa bahwa ada rumah temannya yang tidak layak huni.
Kemudian Abah Bandi memerintahkan timnya untuk mengecek laporan tersebut. Ternyata rumah milik Iswahyudi ini memang tidak layak huni. Tidak bisa ditempati.
“Makanya kita upayakan dari Baznas untuk membantu segera perbaikan,” katanya.
Bupati Subandi mengatakan bahwa untuk perbaikan rumah Iswahyudi ini akan dilaksanakan pada awal bulan Juni besok. Atap dan tembok juga akan diperbaiki.
“Insyaallah nanti akan dibangun, termasuk kamar mandi sehingga bisa segera ditempati lagi,” pungkasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kletrek, Kecamatan Taman, Selasa (29/4/2025) lalu. Dalam sidak ini, Wabup didampingi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo guna memberikan bantuan kepada salah satu keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Kedatangan rombongan disambut dengan harapan oleh Warsawan, warga Desa Kletek. Kondisi rumah Warsawan yang sudah rusak parah, dinding kayu yang rapuh serta tidak adanya fasilitas kamar mandi menjadi sorotan utama dalam kunjungan kali ini.
Baca juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang
Selain itu, Warsawan juga harus merawat saudara iparnya yang sakit dan tidak mampu berjalan. Anak-anak mereka telah berkeluarga dan tinggal terpisah jauh dari tempat tinggalnya saat ini, semakin membebani kondisi ekonomi keluarga tersebut.
Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Baznas akan segera melakukan renovasi total terhadap rumah Warsawan agar menjadi layak huni. Selain itu, pihaknya juga menjanjikan bantuan kursi roda bagi kerabat Warsawan yang sakit.
“Kami tidak bisa membiarkan warga hidup dalam kondisi seperti ini. Kami akan segera lakukan renovasi rumah Warsawan bersama Baznas Sidoarjo dan akan memberikan alat bantu kursi roda untuk adik dari istri Warsawan,” ujar Mimik Idayana.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sidoarjo juga menekankan kepada para Camat dan Kepala Desa untuk lebih proaktif dalam mendata warga tidak mampu untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
“Saya minta kepada seluruh perangkat desa dan camat untuk segera identifikasi rumah tangga yang kurang mampu dan tinggal di rumah tidak layak huni. Jika sudah terdata, segeralah laporkan ke Baznas agar bisa kita bantu secepatnya,” tegasnya.
Warsawan merasa bersyukur atas bantuan dari Pemkab Sidoarjo. Dengan renovasi yang dilakukan Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana dapat membuat rasa nyaman dan aman kepada keluarga.
“Saya berterima kasih kepada Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana sudah membantu keluarga kami untuk merenovasi rumah kami ini. Semoga dengan renovasi ini, keluarga saya dapat lebih aman dan nyaman untuk tinggal,” ucapnya dengan senyum bahagia.
Langkah cepat yang dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Mereka berharap, renovasi rumah dapat segera direalisasikan sehingga Warsawan dan keluarga bisa menjalani kehidupan yang lebih layak. Program penanganan RTLH ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ADV/ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat