Bencana alam tanah longsor dikecamatan Bendungan Trenggalek, 6 Korban Hilang.

Reporter : Fajar Fuadi
Foto-foto prosesi evakuasi terdampak longsor dan korban terdampak Trenggalek.

 

Trenggalek, JatimUPdate.id : Bencana tanah longsor melanda Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin, 19 Mei 2025, sekitar pukul 15.40 WIB.

Baca juga: Bakti Kesehatan untuk Pengungsi Banjir, Puluhan Warga Terima Pengobatan dan Vitamin dari Polres Jakbar

Longsor yang dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi ini menimbun tiga rumah warga dan berdampak pada sekitar 10 rumah lainnya.

Pada Kamis, 22 Mei 2025, memasuki hari keempat pencarian, tim SAR berhasil menemukan dua korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kedua korban ditemukan di lokasi utama longsor sekitar pukul 15.15 WIB, masih dalam kondisi yang dapat dikenali.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi medan yang sulit dan potensi longsor susulan.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan perbukitan di Desa Depok. Material longsoran menutup akses jalan menuju desa dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari 150 petugas, dibantu anjing pelacak, terus melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang, yang diidentifikasi sebagai Mesinem, Nitin, Tulus, Yatini, Yatemi, dan Torik.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turun langsung meninjau lokasi bencana dan mengunjungi puluhan pengungsi yang terdampak. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan renca pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Selain itu, Kementerian Sosial menyatakan kesiapannya untuk memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.

“Bencana ini menjadi perhatian serius kami. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses evakuasi dan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi,” ujar Gubernur Khofifah.

Pemkab Trenggalek juga telah mengerahkan alat berat seperti excavator untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor. BPBD setempat mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan deras masih dapat memicu longsor susulan di wilayah perbukitan.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap empat korban lainnya masih berlangsung.

Secara khusus Redaksi JatimUPdate.id mendapatkan pasokan informasi dan sumber data terkait progres penanganan peristiwa banjir dan tanah longsor dari tokoh masyarakat Trenggalek, Soeripto yang kini menjadi Dosen di PTS yang berlokasi di Tulungagung, sebelumnya Soeripto pernah menjadi komisioner KPU Trenggalek selama 3 periode.

Data itu berupa wa sebagai berikut :

Kamis, 22 Mei 2025

Mohon Izin Melaporkan BANKOM Satgas Jarkom RAPIDA 13 Jatim Ops SAR H.4 Bencana Alam Tanah Longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek

Baca juga: PMII Unisda Desak Pemkab Lamongan Benahi Tata Kelola Banjir Secara Menyeluruh

HASIL OPERASI:
1. Pukul 05.00 WIB Diawali dengan mengirim tim Safety Officer dititik mahkota longsor
2. Pukul 06.00 WIB Diterjunkan SAR DOG milik SDI Malang dan K9 Polda Jatim di hari ke-4 untuk melalukan marker dititik utama longsor yang menimpa rumah
3. Pukul 07.30 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan apel dipimpin oleh Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya berjumlah ± 200 personil, selanjutnya Tim SAR dibagi menjadi 5 Tim terdiri dari SAR DOG, Alpha (Personil), Bravo (Personil), Alkon dan Ekscavator selanjutnya dilakukan pencarian semaksimal tenaga manusia dititik lokasi utama
4. Pukul 12.00 WIB Ops SAR dihentikan dengan hasil  NIHIL untuk istirahat
5. Pukul 14.00 WIB Tim Ekscavator dilaporkan sudah menggali mencapai reruntuhan rumah, dan sudah timbul bau yang menyengat dari penggalian tsb.
6. Pukul 15.10 WIB Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 1 orang korban selanjutnya akan dilakukan proses evakuasi untuk dibawa menuju pos DVI di posko gabungan. Selanjutnya korban dibawa menuju ke RSUD Trenggalek
7. Pukul 15.30 WIB Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian
8. Pukul 16.01 WIB Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban ke-2, selanjutnya akan dilakukan proses evakuasi utk dibawa menuju pos DVI di posko gabungan. Selanjutnya korban dibawa menuju RSUD Trenggalek
9. Pukul 17.30 WIB Ops SAR dihentikan dengan hasil terevakuasi 2 korban dalam kondisi MD .

Identifikasi korban ditemukan menunggu dari pihak Inafis Polri dan RSUD Trenggalek. Ops SAR dilanjutkan besok hari Jumat, 23 Mei 2025 pukul 07.00 WIB.

Jumlah Korban : 6 Orang
S : -
MD : 2
DP : 4
H : -

Data Korban :
1.Nama : Mesinem
Usia : 90 Th
Jenis kelamin : perempuan
Alamat : RT 16 RW 7 Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan

2.Nama : Nitin
Usia : 36 Th
Jenis kelamin : perempuan
Alamat : RT 16 RW 7 Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan

3.Nama : Tulus
Usia : 65 Th
Jenis kelamin : laki-laki
Alamat : RT 16 RW 7 Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan

4.Nama : Yatini
Usia : 56 Th
Jenis kelamin : perempuan
Alamat : RT 16 RW 7 Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan

Baca juga: Tinjau Pematangan Lahan Huntap untuk Warga Korban Bencana, Bupati Armia: Terima Kasih Bapak Kapolri

5.Nama : Yatemi
Usia : 70 Th
Jenis kelamin : perempuan
Alamat : RT 16 RW 7 Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan

6.Nama : Torik
Usia : 2 Th
Jenis kelamin : laki laki
Alamat : RT 16 RW 7 Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan

Unsur SAR Yang Terlibat:
1. Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya 9 Orang
2. Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek 3 Orang
3. Pos Pencarian dan Pertolongan Bojonegoro 6 Orang
4. Polres Trenggalek 40 Orang
5. BRIMOB Polda Jatim 10 Orang
6. Unit Satwa K-9 Ditsamapta Polda Jatim 8 Orang dengan 2 Satwa
7. Unit INAFIS Ditkrimum Polda Jatim 5 Orang
8. Unit DVI RS Bhayangkara Tulungagung Biddokkes Polda Jatim 8 Orang
9. Bupati Trenggalek
10. Sekda Trenggalek
11. Kodim 0806 Trenggalek 30 orang
12. BPBD Provinsi 10 Orang
13. BPBD Kab Trenggalek 10 Orang
14. BPBD Kab. Jombang 15 Orang
15. Tagana Kab. Trenggalek 10 Orang
16. Polsek Bendungan 5 Orang
17. Koramil Bendungan 5 Orang
18. Kecamatan Bendungan 5 Orang
19. Dinkes Trenggalek 25 Orang
20. SAR MTA 12 Orang
21. Ambulance 119 3 Orang
22. PUPR 10 Orang
23. PLN 10 Orang
24. SAR DOG 5 Orang
25. Rumah Zakat 1 Orang
26. LMI 5 Orang
27. SAR MTA 12 Orang
28. Dompet Dhuafa 10 Orang
29. Baznas 5 Orang
30. SARSU 10 Orang
31. Hujung Galuh Rescue Surabaya 2 Orang
32. MDI 3 Orang
33. SAKA SAR 4 Orang
34. Masyarakat Sekitar 50 orang
35. RAPI 6 orang
36. MDMC 10 orang

Alut :
1. Rescue Truk (Nopol W 8515 PP) 1 unit
2. Rescue Car Type II (Nopol W 8058 NP) 1 unit
2. Rescue Car Carrier (Nopol W 1692 PP) 1 unit
3. Peralatan Mountenaring 1 set
4. Peralatan Medis 1 Set
5. Polarion 1 Unit
6. Alkom 2 Unit
7. Drone 1 Unit
8. Peralatan pendukung untuk Longsor
9. 1 set Base station satgas rapida 13 Jatim,1 set RPU fortable dan 15 unit HT.


Alut Potensi SAR:
1. Excavator BPBD 2 Unit.
2. Excavator PUPR Trenggalek 1 Unit
3. Rescue Car BPBD 4 Unit
4. Truck towing 3 Unit
5. Ambulance 3 Unit
6. Truck Polri 1 Unit
7. Sepeda motor Trail TNI 30 Unit
8. R4 Potensi SAR 5 Unit
9. Rescue Car MDMC 3 unit dan motor trail 3 unit.

Cuaca :
Pagi : Mendung
Siang : Cerah
Sore : Hujan


Dilaporkan
@DCV
@FPP. (yp/ff/yh).

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru