Surabaya,JatimUPdate.id - Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah, Muh Junaedhy mendorong penguatan ekspor produk Indonesia di pasar global.
Pasalnya sebut Junaedhy, berbagai wilayah di Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai ekspor yang tinggi.
Baca juga: Ekonomisasi Jasa Pelayanan, Ibarat Pungli Menjadi Beban
“Trafik komoditas ekspor sampai dengan bulan April 2025 yang dilayani di Terminal Jamrud mencapai 201.785 Ton/M3, tumbuh 31% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 yang sejumlah 87.360 Ton/M3. Komoditas yang diekspor tersebut meliputi: bungkil kopra, barite, mill scale, Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), pyrophyllite, wood chip, dan lain sebagainya,” ujar Junaedhy, Jum'at (30/5).
Komitmen mendukung geliat ekspor juga ditunjukkan Branch Jamrud Nilam Mirah seperti dalam melayani kegiatan ekspor Baja Lapis Alumunium Seng (BjLAS) sebanyak 6.000 ton ke Amerika Serikat dengan merek Zinium milik PT Sunrise Steel dalam skala besar di dermaga Jamrud Utara pada April lalu.
Baca juga: Komitmen Transformasi Berkelanjutan, Pelindo Multi Terminal Ajak Pengguna Jasa Bertumbuh Bersama
“Dalam proses muat kargo, kami berkomitmen memastikan kesiapan pelabuhan dalam mendukung kelancaran ekspor komoditas dengan melakukan kesiapan layanan, personel, dan fasilitas pelabuhan." terangnya.
Menurutnya, ekspor produk lokal merupakan langkah yang positif untuk berasing di pasar global.
Baca juga: Dewan K3 Jatim Dorong Transformasi Keselamatan, Dari Human Error ke Human Learning
Pun meyakini produk lokal dapat berkembang semakin meningkat.
"Kegiatan ekspor tersebut menjadi langkah yang baik bagi produk-produk lokal untuk bersaing di pasar internasional sehingga diharapkan kegiatan ekspor produk lokal dapat terus tumbuh dan berkembang semakin meningkat,” ujarJunaedhy. (Yh)
Editor : Ibrahim