Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendukung kebijakan Pemkot Surabaya pemilik usaha di kota Pahlawan menyediakan lahan parkir.
Sebab, beber Eri masyarakat tidak akan diresahkan oleh jukir liar bahkan berdampak positif bagi pelaku dunia usaha.
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
"Ya sebenarnya gini, pertama membuat masyarakat tidak resah dengan keberadaan jukir liar. Yang kedua sebenarnya kebijakan ini justru malah menguntungkan dunia usaha." kata Eri, Senin (9/6).
Eri menegaskan, jika pengusaha menyediakan lahan parkir masyarakat lebih nyaman ketika ingin belanja.
Pasalnya, lanjut legislator PDI Perjuangan, biaya parkir sudah include dalam biaya belanja tersebut.
"Masyarakat akan lebih nyaman ketika belanja. Misalnya beli air mineral Rp3 ribu, parkir Rp3 ribu, kalau mobil 5 ribu. Nah dengan kebijakan ini ditanggung semuanya. Itu tentu masyarakat akan lebih nyaman berbelanja kesana," tutur Eri.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Eri tak menampik, kebijakan tersebut pasti menimbulkan polemik karena pengusaha masih dibebani wajib pajak parkir.
Kendati begitu, dia meyakini pengusaha sudah mematangkan kalkulasinya terkait keuntungan yang didapat juga kerugiannya.
"Memang ada polemik terkait dengan apakah itu nanti merugikan dunia usaha, tentu mereka kan punya kalkulasi. Dan mereka sebenarnya masih membayar pajak parkir." tutur Eri.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Eri menyampaikan, untuk menekan polemik pajak parkir tersebut, Pemkot akan melakukan kajian menemukan solusi terbaik.
Solusi tersebut, kata Eri agar kebijakan ini tidak merugikan pengusaha serta juru parkir tetap diberdayakan.
"Nah itu nanti perhitungannya sedang dikaji oleh pemerintah kota, win-win solution nya. Jadi masyarakat dimudahkan kemudian juru parkir tetap diberdayakan dan dunia usaha tidak rugi," demikian Eri Irawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman