Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab dipanggil Cak YeBe desak Pemkot sosialisasi secara masif identitas kependudukan digital (IKD) agar bisa digunakan seluruh warga kota Pahlawan
Pasalnya sebut Cak YeBe, pada Pemilu 2024 IKD diproyeksikan bisa menggantikan KTP fisik namun belum terealisasi secara maksimal.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
"Sebenarnya pada gelaran pemilu kemarin di tahun 2024, diharapkan bahwa IKD ini bisa menggantikan KTP secara fisik." kata Cak YeBe, Rabu (18/6).
Gagalnya proyeksi IKD itu, Komisi A menargetkan Dispendukcapil agar IKD selesai sebelum pemilu 2029.
Maka dari itu, dia mendorong agar Pemkot sosialisasi IKD secara gencar melalui tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
"Kita tetapkan sebagai sebuah target untuk dispendukcapil IKD ini. Harus tuntas sebelum gelaran pemilu di 2029. Karena itu layanan mandiri ini kita dorong semasif mungkin termasuk melalui rekan-rekan di jajaran yang terendah di camat dan lurah." tegas legislator Partai Gerindra itu.
Selain itu, Cak YeBe juga mendorong Dispendukcapil menjalin sinergitas dengan OPD di lingkungan Pemkot, dan perbankan.
Baca juga: Ogah Bicara Pemilu, Syaifuddin: PDIP Surabaya Fokus Kerja untuk Rakyat
Pun menjalan kemitraan dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar IKD juga bisa difungsikan sebagai syarat transaksi.
"Kami minta dispendukcapil bisa memberikan intervensi kepada dinas-dinas atau instansi terkait termasuk perbankan. Agar IKD ini bisa difungsikan untuk syarat-syarat dalam hubungan perbankan, termasuk di PHRI." demikian Yona Bagus Widyatmoko. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman